San Antonio Spurs dipastikan bakal menantang New York Knicks dalam perebutan gelar juara di babak Final NBA 2026.
Pertemuan kedua tim ini menjadi laga ulangan partai puncak NBA musim 1999 yang terjadi sekitar 27 tahun silam.
Seperti dikutip dari Detik Sport, Spurs melangkah ke final setelah menumbangkan juara bertahan Oklahoma City Thunder dengan skor 111-103.
Kemenangan pada gim ketujuh final wilayah barat tersebut berlangsung di Paycom Center, Oklahoma City, pada Minggu (31/5/2026) pagi WIB.
Hasil positif ini membuat skuad asuhan Gregg Popovich lolos ke final dengan keunggulan agregat 4-3 atas Thunder.
Dalam pertandingan penentuan itu, Spurs tampil mendominasi dan sukses memimpin perolehan angka di setiap akhir kuarter.
Victor Wembanyama bersama rekan-rekannya unggul 32-25 di kuarter pertama sebelum menutup paruh pertama dengan kedudukan 56-53.
Memasuki kuarter ketiga, keunggulan tiga poin tetap mampu dipertahankan oleh kubu Spurs lewat skor 80-77.
Selisih angka sempat menipis menjadi 84-82, namun Spurs menjauh lagi hingga 97-86 sebelum akhirnya mengunci kemenangan 111-103.
Secara keseluruhan, terdapat tujuh pemain dari tim San Antonio Spurs yang sukses menyumbangkan angka dua digit.
Wembanyama menjadi pencetak angka terbanyak dengan raihan 22 poin, diikuti oleh Julian Champagnie yang mengemas 20 poin.
Kontribusi lain datang dari Stephon Castle dengan 16 poin, De'Aaron Fox 15 poin, serta Dylan Harper yang mencetak 12 poin.
Sementara itu, Devin Vassell dan Keldon Johnson masing-masing turut menyokong kemenangan tim dengan sumbangan 11 poin.
Di kubu lawan, Shai Gilgeous-Alexander sebenarnya tampil gemilang dengan menggelontorkan 35 poin untuk Oklahoma City Thunder.
Namun, performa luar biasa tersebut belum cukup kuat untuk membendung perlawanan kolektif dari para penggawa Spurs.
Pemain Thunder lain yang mencetak dua digit angka adalah Cason Wallace dengan 17 poin, disusul Jared McCain dan Alex Caruso masing-masing 12 poin, serta Jaylin Williams dengan 11 poin.
"Memenangi Larry O'Brien (trofi juara NBA) adalah impian masa childhood. Memiliki kesempatan nyata, memiliki peluang, peluang konkret untuk memenanginya, mewujudkan sebuah mimpi. ... Hari di mana kami memenanginya, berbicara atas nama saya sendiri, akan menjadi hari yang luar biasa, sebuah perwujudan mimpi. Sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata. Ini hampir seperti makna hidup saya," ujar Wembanyama usai laga, dikutip ESPN.
Di babak final, Spurs sudah ditunggu oleh New York Knicks yang telah memastikan tiket lolos sejak awal pekan ini.
Knicks melaju ke final setelah menyudahi perlawanan Cleveland Cavaliers dengan kemenangan mutlak agregat 4-0 di final wilayah timur.
Bagi Knicks, ini merupakan final pertama mereka sejak tahun 1999, di mana kala itu mereka takluk 1-4 dari Spurs.
Kondisi fisik Jalen Brunson dan kawan-kawan dinilai lebih bugar karena hanya menelan dua kekalahan sepanjang fase play-off.
Dua kekalahan itu didapat saat membungkam Atlanta Hawks 4-2 di ronde pertama, sebelum menyapu bersih Philadelphia 76ers 4-0 di semifinal wilayah.
Sebaliknya, San Antonio Spurs harus melewati jalan yang lebih terjal dengan menelan enam kekalahan selama babak playoff.
Pertandingan final ini akan menjadi pembuktian apakah Knicks bisa mengakhiri puasa gelar sejak 1973 atau Spurs yang kembali menang.
Gim pertama dan kedua final akan dihelat di San Antonio pada 4 dan 6 Juni mendatang.
Selanjutnya, dua laga berikutnya bakal digelar di markas New York Knicks pada tanggal 9 dan 11 Juni.
Jika dibutuhkan, tiga laga sisa akan berlangsung pada 14, 17, dan 20 Juni, dengan keuntungan dua laga kandang untuk Spurs dan satu untuk Knicks.
59 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·