Klub asal Argentina, San Lorenzo, berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas tim tamu Deportivo Cuenca dalam lanjutan fase grup Copa Sudamericana di Stadion Nuevo Gasómetro pada Kamis, 16 April 2026. Gol tunggal penentu kemenangan tersebut dicetak oleh pemain bertahan Jhohan Romaña pada babak kedua.
Dilansir dari laporan t13.cl, Jhohan Romaña memecah kebuntuan pada menit ke-61 yang sekaligus membawa skuad berjuluk El Ciclón melampaui posisi lawannya di klasemen sementara. Sebelum laga ini dimulai, Deportivo Cuenca memimpin Grup D dengan tiga poin, sementara San Lorenzo berada di posisi ketiga dengan raihan satu poin hasil dari hasil imbang melawan Deportivo Recoleta pada pekan sebelumnya.
Secara statistik, jalannya pertandingan menunjukkan dominasi penguasaan bola justru dipegang oleh Deportivo Cuenca dengan angka 54 persen berbanding 46 persen milik tuan rumah. Namun, efektivitas serangan lebih condong ke arah San Lorenzo yang melepaskan tiga tembakan tepat sasaran, sementara tim tamu hanya mampu mengarahkan dua tendangan ke gawang.
Akurasi operan menjadi pembeda signifikan dalam laga ini, di mana San Lorenzo mencatatkan 218 operan sukses dan hanya 42 operan yang meleset. Sebaliknya, Deportivo Cuenca melakukan 153 operan benar dengan tingkat kesalahan mencapai 55 operan tidak akurat berdasarkan data yang dirilis t13.cl.
| Posesion | 46% | 54% |
| Tiros al arco | 3 | 2 |
| Fouls cometidos | 9 | 9 |
| Pases Correctos | 218 | 153 |
| Pases Incorrectos | 42 | 55 |
| Recuperaciones | 13 | 9 |
| Tarjetas Amarillas | 0 | 1 |
| Tiros Libres | 0 | 2 |
Pertandingan yang dipimpin oleh wasit Yender Herrera ini berlangsung cukup disiplin dengan total pelanggaran yang sama kuat, yakni sembilan kali untuk masing-masing tim. Satu-satunya kartu kuning dalam laga ini diberikan kepada pemain Deportivo Cuenca, sementara tim tuan rumah bersih dari peringatan kartu.
Pelatih San Lorenzo, Gustavo Álvarez, menerapkan formasi 3-4-3 dengan mengandalkan Jhohan Romaña di lini belakang serta trio Matías Hernández, Alexis Cuello, dan Nahuel Barrios di barisan depan. Di sisi lain, Jorge Célico dari Deportivo Cuenca menggunakan skema 4-5-1 yang menempatkan Nicolás Leguizamón sebagai ujung tombak tunggal.
Hasil ini memberikan momentum positif bagi San Lorenzo setelah sebelumnya ditahan imbang 1-1 oleh Deportivo Recoleta. Sebaliknya, kekalahan ini menjadi torehan minor bagi Deportivo Cuenca yang bertandang dengan kepercayaan diri tinggi setelah sebelumnya sempat menumbangkan Santos dengan skor 1-0.
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·