Klub asal Brasil Santos FC secara resmi membuka penyelidikan internal terkait adanya dugaan insiden fisik yang melibatkan bintang senior Neymar Jr. dan pemain muda Robinho Jr. Perselisihan tersebut dilaporkan terjadi di Pusat Latihan Rei Pele dalam sesi latihan rutin pada hari Minggu.
Dilansir dari Detik Sport, ketegangan bermula ketika Neymar diduga terpancing emosi setelah dilewati oleh Robinho Jr. dalam sebuah aksi dribel. Situasi dilaporkan memanas hingga Neymar menjegal pemain berusia 18 tahun itu, yang kemudian memicu adu argumen sebelum dilerai oleh rekan setim lainnya.
Pihak manajemen klub segera merespons laporan tersebut dengan melibatkan departemen hukum untuk menangani proses investigasi secara mendalam. Keputusan ini diambil secara kolektif oleh dewan klub guna meneliti kebenaran dari peristiwa yang terjadi di lapangan latihan tersebut.
"Santos Futebol Clube telah mengetahui adanya dugaan penyerangan fisik yang dilakukan oleh seorang pemain yang terafiliasi dengan klub terhadap pemain lain di dalam klub," bunyi pernyataan Santos FC.
Manajemen menegaskan bahwa langkah hukum dan disiplin akan diambil berdasarkan hasil peninjauan fakta-fakta di lapangan. Penyelidikan ini diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai kronologi sebenarnya dari gesekan antara kedua pemain tersebut.
"Santos FC mengumumkan bahwa, berdasarkan keputusan dewan klub, investigasi internal langsung diluncurkan setelah insiden tersebut untuk meneliti kejadian yang melibatkan pemain Neymar Jr. dan Robson de Souza Jr. [Robinho] dalam sesi latihan hari Minggu di Pusat Latihan Rei Pelé," lanjut pernyataan klub.
Dalam keterangan tertulis yang sama, pihak klub memperjelas bahwa kewenangan penuh atas pemeriksaan ini berada di bawah kendali tim legal mereka. Fokus utama investigasi adalah memastikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat dalam insiden latihan tersebut.
"Departemen hukum klub bertanggung jawab untuk melakukan investigasi ini," lanjut pernyataan tersebut.
Robinho Jr. dikabarkan sangat terpukul akibat insiden ini dan telah mengajukan tiga poin tuduhan kepada manajemen, yakni penggunaan kata-kata kasar, penjegalan, hingga penamparan wajah. Putra dari legenda Brasil Robinho itu kini meminta pertemuan khusus dengan manajemen klub dan mempertimbangkan kemungkinan pemutusan kontrak demi faktor keamanan.
Di sisi lain, pihak Neymar belum mengeluarkan pernyataan resmi kepada publik terkait tuduhan yang diarahkan kepadanya. Meski demikian, laporan internal menyebutkan bahwa kapten Santos tersebut telah berupaya meredakan ketegangan dengan menghubungi Robinho Jr. dan mengirim pesan permohonan maaf kepada pihak keluarga pemain muda tersebut.
Akibat situasi yang tidak kondusif ini, kedua pemain tidak diturunkan saat Santos bermain imbang 1-1 melawan Palmeiras. Fokus tim kini beralih pada persiapan laga selanjutnya di fase grup Copa Sudamericana melawan Deportivo Recoleta.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·