Insiden tabrakan mewarnai perjalanan tim yang diperkuat dua pembalap sahabat, Sean Gelael dan Antonio Giovinazzi, dalam ajang 6 Hours of Spa-Francorchamps di Belgia pada Sabtu (9/5/2026).
Dilansir dari Medcom, kecelakaan tersebut melibatkan mobil BMW M4 GT3 Evo nomor 32 milik Team WRT dan Ferrari nomor 51 milik tim AF Corse di Tikungan La Source.
Peristiwa ini cukup unik karena terjadi saat Sean maupun Giovinazzi tidak sedang berada di balik kemudi mobil masing-masing ketika tabrakan berlangsung.
Sean Gelael tercatat sudah menyelesaikan dua stint sebelum menyerahkan kemudi BMW M4 GT3 Evo kepada rekan setimnya, Augusto Farfus.
Farfus kehilangan kendali di Tikungan La Source dan menabrak bagian samping mobil Ferrari nomor 51 yang saat itu dikemudikan oleh Alessandro Pier Guidi.
Dampak dari benturan keras tersebut memaksa mobil keselamatan atau safety car masuk ke lintasan sebanyak empat kali guna menetralisir situasi balapan.
Kerusakan Mobil dan Penurunan Posisi
Tabrakan ini memberikan konsekuensi berat bagi kedua tim, terutama Ferrari nomor 51 yang akhirnya gagal menyentuh garis finis.
Sementara itu, mobil WRT 32 yang dikemudikan Farfus mengalami kerusakan signifikan pada bagian depan sehingga harus melakukan perbaikan mendadak.
Akibat insiden ini, posisi WRT 32 yang sebelumnya stabil di urutan 5 hingga 7 harus merosot jauh ke peringkat 14 saat balapan berakhir.
Dominasi Team WRT di Kandang Sendiri
Meski mobil nomor 32 mengalami nasib malang, Team WRT tetap merayakan kesuksesan besar sebagai tuan rumah di kelas utama Hypercar.
Mereka berhasil mengamankan podium satu-dua melalui mobil BMW M Team WRT nomor 20 sebagai pemenang dan nomor 15 di posisi runner-up.
Di kelas LMGT3, kemenangan diraih oleh Team Garage 59 yang mengandalkan performa mobil McLaren 720S Evo untuk melewati garis finis pertama.
Sejarah Persahabatan Sean dan Giovinazzi
Sean Gelael dan Antonio Giovinazzi dikenal memiliki ikatan persahabatan yang kuat sejak masa kecil mereka di dunia karting.
Kedekatan ini berlanjut hingga ke ajang balap ketahanan, di mana keduanya pernah berbagi mobil dan naik podium bersama di FIA WEC 2016 di Shanghai, China.
Pada musim 2025 lalu, keduanya juga menunjukkan performa gemilang dengan meraih pole position di kelas yang berbeda.
Sean meraihnya di kelas LMGT3 bersama United Autosports 95, sedangkan pembalap asal Italia itu melakukannya di kelas Hypercar bersama AF Corse Ferrari 51.
Selanjutnya, para pembalap akan bersiap menghadapi seri paling prestisius, 24 Hours of Le Mans, yang dijadwalkan berlangsung pada 13-14 Juni 2026.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·