Seharian Kulineran di Cikini, Cobain 5 Tempat Makan Legendaris Ini Yuk!

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Jakarta -

Mumpung long weekend, kamu bisa jelajah Cikini. Seharian kulineran di sana bisa coba aneka makanan legendaris dari restoran berusia puluhan tahun. Ini rekomendasinya!

Kawasan Cikini di Jakarta Pusat masih menjadi surga kuliner legendaris yang menarik untuk dijelajahi. Di tengah deretan kafe modern dan tempat makan kekinian, ternyata masih banyak rumah makan lawas yang mempertahankan cita rasa autentik selama puluhan tahun.

Mulai dari restoran bergaya klasik, rumah makan khas Betawi, hingga tempat makan Jepang tertua di Jakarta, semuanya punya cerita dan pelanggan setia lintas generasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beberapa tempat makan di Cikini ini juga pernah menjadi langganan tokoh penting, artis, hingga pejabat. Selain menawarkan rasa yang konsisten, suasana klasik yang dipertahankan membuat pengalaman makan lebih seru. Cocok buat yang ingin kulineran seharian sambil nostalgia sisi klasik Jakarta yang mulai jarang ditemukan.

Berikut lima rekomendasi tempat makan berusia puluhan tahun di kawasan Cikini:

1. Bubur Ayam Cikini H.R. Sulaiman

Kenikmatan Bubur Ayam dan Martabak Legendaris di Cikini Sejak 1970-anKenikmatan Bubur Ayam dan Martabak Legendaris di Cikini Sejak 1970-an Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Bubur Ayam Cikini H.R. Sulaiman tergolong legendaris karena sudah ada tahun 1970-an. Lokasinya ada di Jalan Cisadane, tak jauh dari Stasiun Cikini.

Di sini, kamu bisa pesan bubur ayam berempah dengan tekstur kental dan warna kecokelatan khas dari campuran jahe hingga kapulaga. Gaya bubur di sini perpaduan antara bubur China dan Cianjur.

Menu favoritnya Bubur Telur Spesial seharga Rp 29 ribu dengan topping telur ayam kampung mentah, tongcai, emping, hingga ayam suwir melimpah.

Tak cuma bubur, martabak telur bungkus kertas ala jadul juga wajib dicoba. Isi daging cincang dan telur bebeknya gurih nikmat, apalagi disantap hangat bersama acar. Setelah puas makan, lanjut santai sambil ngopi atau ngemil roti canai manis yang tersedia di sini.

2. Restoran Trio

Restoran TrioRestoran Trio Foto: dok. detikFood

Restoran Trio menjadi salah satu rumah makan legendaris yang paling mudah ditemukan di kawasan Cikini karena lokasinya persis di pinggir jalan utama dan selalu ramai di jam makan siang. Restoran ini sudah berdiri sejak tahun 1947 dan masih mempertahankan konsep restoran Chinese food bergaya Kanton.

Bangunannya sederhana dengan dominasi warna hijau dan putih yang khas. Menu andalannya cukup beragam, mulai dari lumpia udang, mie goreng oriental, fuyung hai, ayam lada hitam, hingga sup asparagus. Semua resepnya diwariskan secara turun-temurun sehingga rasanya tetap konsisten.

Kabarnya, mantan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin juga pernah menjadi pelanggan tetap di sini. Meski harga makanannya mulai Rp 80.000, porsi makanannya besar dan kualitas rasanya membuat restoran ini tetap ramai hingga sekarang.

3. Soto Betawi H. Ma'ruf

Puas Kenyang! Makan Soto Betawi Legendaris di JakselSoto Betawi. Foto: detikFood

Tak jauh dari Restoran Trio, ada Soto Betawi H. Ma'ruf yang usianya sudah lebih dari delapan dekade. Rumah makan ini dikenal sebagai salah satu pelopor soto Betawi legendaris di Jakarta sejak tahun 1940-an.

Keistimewaan soto di sini terletak pada kuahnya yang memadukan santan, susu, dan rempah-rempah sehingga menghasilkan rasa gurih yang khas. Potongan daging dan jeroannya juga terkenal empuk tanpa aroma amis.

Berbeda dari soto Betawi pada umumnya, di sini soto disajikan tanpa tambahan tomat atau kentang. Isiannya murni berupa daging, paru, babat, kikil, atau usus sesuai pilihan pelanggan. Harga seporsi sotonya sekitar Rp 45.000 dan cocok dimasukkan ke dalam daftar kulineran di Cikini.

4. Kikugawa

Kikugawa, Restoran Jepang Tertua di Indonesia yang Dibuka 52 Tahun LaluKikugawa, Restoran Jepang Tertua di Indonesia yang Dibuka 57 Tahun Lalu Foto: detikFood

Bagi pencinta kuliner Jepang, restoran Kikugawa wajib masuk daftar tujuan saat kulineran di Cikini. Restoran ini sudah berdiri sejak 1969 dan dikenal sebagai salah satu restoran Jepang tertua di Jakarta. Suasananya masih mempertahankan nuansa klasik dengan pelayanan yang dijaga turun-temurun.

Banyak penggemar makanan Jepang merekomendasikan tempat ini terutama untuk makan malam karena cita rasanya autentik dan kualitas makanannya tetap konsisten. Menu sashimi dan sushi segar menjadi favorit pelanggan. Selain itu, tersedia juga nasi kari Jepang dengan rasa gurih khas rumahan Jepang yang resepnya dipertahankan selama puluhan tahun.

Harga makanannya cukup beragam, mulai dari Rp 40.000 per porsi. Meski sudah lama berdiri, restoran ini tetap ramai oleh pelanggan setia dari berbagai generasi.

5. Gado-Gado Bon Bin

Gado-gado Siram Bon Bin Populer Sejak 1960, Favorit Mendiang Tjahjo KumoloGado-gado Siram Bon Bin Populer Sejak 1960, Favorit Mendiang Tjahjo Kumolo Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Kuliner legendaris lainnya di Cikini adalah Gado-Gado Bon Bin yang sudah berdiri sejak tahun 1960. Tempat makan sederhana ini dikenal luas karena racikan bumbu kacangnya yang khas dan porsinya melimpah.


Selama puluhan tahun, Gado-Gado Bon Bin menjadi favorit berbagai kalangan, termasuk tokoh publik dan selebriti. Mendiang Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur disebut pernah menjadi pelanggan tetap di sini.

Seporsinya dibanderol sekitar Rp 40.000 dengan isi sayuran segar, lontong, tahu, telur, dan siraman saus kacang yang gurih manis. Tak heran jika tempat makan ini masih selalu ramai sampai sekarang.

(sob/adr)