Sempat Terjadi Bentrok Suporter Bola, Polisi Sebut Situasi di Karawang Kondusif

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Ilustrasi perkelahian suporter. Foto: Tero Vesalainen/Shutterstock

Bentrokan yang diduga melibatkan suporter sepak bola pecah terjadi di beberapa titik di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu (10/5). Bentrok terjadi selepas pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung.

Dalam video yang beredar, nampak sejumlah orang diduga suporter terlihat saling kejar, beberapa di antara mereka terluka. Situasi yang memanas disebut sempat membuat warga sekitar panik.

Salah seorang suporter senior di Karawang, Roni Bochung, menyebut bentrokan terjadi di antaranya di kawasan Puri Telukjambe, Galuh Mas, dan Jalan Kertabumi.

"Abdi (saya) monitor banyak pengurus korban luka-luka, robek di bawah mata, sekarang sudah dibawa ke RS Bayukarta," kata Bochung kepada kumparan.

Kericuhan itu berawal saat rombongan suporter hendak pulang ke rumahnya masing-masing setelah nonton bareng (nobar) di GOR Panatayudha dan salah satu cafe di dekat kampus UBP Karawang.

"Kita sebetulnya kondusif, kita pertandingan selesai, kita euforia nyanyi-nyanyi. Setelah pertandingan anak-anak kan pulang menuju ke rumah masing-masing sesuai arahan pihak keamanan, nah di perjalanan ada pengadangan," bebernya.

Polisi Pastikan Situasi Kondusif

Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan. Foto: Dok. kumparan

Sementara itu, Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, mengakui sempat terjadi kericuhan antarsuporter, namun saat ini situasi telah aman dan terkendali.

"Tadi sempat terjadi sedikit gesekan yang melibatkan oknum suporter Persib dan Persija di beberapa titik, namun seluruhnya dapat segera dikendalikan oleh aparat gabungan dari Polri dan TNI," jelas Wildan.

Dia menambahkan, jajaran Polres Karawang juga sebelumnya telah melaksanakan pengamanan secara menyeluruh di sejumlah titik-titik kegiatan nobar pertandingan Persib Bandung melawan Persija Jakarta.

Pengamanan dilakukan bersama personel Polsek jajaran dengan mengedepankan langkah preemtif, preventif, dan persuasif guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap terkendali.

"Saat ini kondisi di lapangan telah berangsur kondusif dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal,” katanya.