Senator Amerika Serikat Steve Daines menyampaikan apresiasi kepada pemerintah China atas inisiatif mendorong Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz di tengah konflik bersenjata yang telah berlangsung selama sembilan minggu. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi di Beijing pada Kamis, 7 Mei 2026.
Dilansir dari Bloombergtechnoz, upaya deeskalasi ini terjadi saat Washington berupaya mencari jalan keluar dari perang yang telah mengguncang pasar energi global. Daines, yang merupakan anggota Partai Republik di Komite Hubungan Luar Negeri Senat, memimpin delegasi lintas partai dalam kunjungan kerja ke China pekan ini.
"Saya ingin berterima kasih atas pertemuan yang Anda lakukan kemarin dengan Menteri Luar Negeri Iran," ujar Daines kepada Menteri Luar Negeri China Wang Yi.
Legislator asal Montana tersebut menilai langkah diplomatik Beijing sangat krusial dalam menstabilkan kondisi di Timur Tengah. Ia secara spesifik menyoroti dampak pribadi dari peran Wang Yi dalam proses negosiasi tersebut.
"Anda sedang berupaya meredakan ketegangan, membawa perdamaian ke Timur Tengah, dan membuka kembali Selat Hormuz," lanjut Daines.
Selain membahas isu keamanan maritim, Daines menyampaikan harapan agar China dapat membantu mewujudkan resolusi damai atas konflik yang sedang melanda Iran saat ini demi kepentingan stabilitas internasional.
"Saya berterima kasih atas upaya pribadi Anda kemarin untuk mencapai tujuan tersebut, guna membantu kami mewujudkan hasil yang damai dari konflik yang terjadi di Iran saat ini," lanjut Daines.
Kunjungan delegasi Kongres AS ini dilakukan satu pekan sebelum rencana kedatangan Donald Trump ke Beijing untuk menggelar KTT bersama Presiden Xi Jinping. Pertemuan tingkat tinggi tersebut diprediksi akan menjadikan krisis Iran sebagai topik utama pembahasan, di samping isu sanksi ekonomi dan hambatan perdagangan antar kedua negara.
Dalam kesempatan yang sama, Daines turut mendorong peningkatan kerja sama ekonomi sektor kedirgantaraan melalui pembelian unit pesawat terbang dari perusahaan Amerika Serikat.
"Kami berharap ketika kedua pemimpin kita bertemu pekan depan, mungkin kita bisa melihat lebih banyak pesawat Boeing yang dibeli," katanya.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengakui adanya dinamika yang fluktuatif dalam hubungan bilateral kedua negara. Namun, ia menekankan bahwa komunikasi tingkat tinggi tetap menjadi kunci stabilitas hubungan AS dan China.
Menteri Luar Negeri China tersebut menegaskan kembali bahwa meskipun hubungan bilateral kedua negara sempat mengalami "pasang surut", AS dan China berhasil mencapai tingkat stabilitas tertentu berkat "diplomasi antar kepala negara."
Daines memiliki sejarah panjang dalam hubungan diplomatik dengan Beijing, termasuk perannya sebagai perantara pada perang dagang 2019. Saat bertemu dengan Wali Kota Shanghai Gong Zheng pada Selasa sebelumnya, ia menekankan pentingnya membangun fondasi hubungan yang kokoh.
"Rasa saling menghormati dan resiprositas dalam hubungan ini sangat penting," ujar Daines.
Selain Steve Daines, delegasi bipartisan ini juga diikuti oleh sejumlah senator lainnya, termasuk Maria Cantwell dari Partai Demokrat, serta Deb Fischer, Mike Lee, dan Jerry Moran dari Partai Republik.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·