Tiga santri lak-laki diduga menjadi korban pencabulan yang terjadi di pondok pesantren di Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ketiganya sudah membuat laporan ke polisi.
“Intinya, laporan sudah kami terima kemarin. Selanjutnya, kami akan memprosesnya ke tahap penyelidikan terlebih dahulu,” kata Kasat PPA-PPO Polres Bogor, AKP Silfi Adi Putri, Kamis (30/4).
“Kemarin yang datang ke kantor ada tiga orang korban. Modusnya diduga dipegang-pegang seperti itu,” sambungnya.
Meski begitu, Silfi mengatakan bahwa penyidik masih belum melakukan pemeriksaan terhadap para korban. Silfi juga mengungkapkan bahwa jumlah terduga pelaku kemungkinan lebih dari satu orang, meski hal tersebut masih dalam pendalaman.
“Tiap korban berbeda-beda, belum diketahui secara pasti. Kami baru memeriksa pelapor terlebih dahulu,” tutupnya.
Sementara itu, Kapolsek Ciawi AKP Dede Lesmana membenarkan adanya laporan dugaan pelecehan seksual tersebut.
“Kejadiannya sudah lama. Baru ada satu pelapor yang berani melapor, dan kasusnya sudah kami limpahkan ke PPA Polres Bogor,” ujarnya.
Jumlah korban dalam kasus ini mencapai 17 santri. Namun baru tiga yang melapor. Terduga pelaku merupakan pengajar dan kakak kelas.
“Korban ada sekitar 17 orang. Pelakunya kakak kelas dan pengajar di pondok tersebut,” ucapnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·