PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO– Luar biasa seru! Itulah gambaran penyelenggaraan putaran 2 Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Adventure Offroad 2026 Individual dan Team Non Wich yang berlangsung di Sirkuit Sukamulya Tangkiling, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Sabtu (16/5/2026).
Offroader tim Halo Dayak Sigit Wido bersiap di garis star. (OTO : BENNY)Sebanyak 49 starter yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Diantaranya Palembang, Jakarta, Subang, Bandung, Tasikmalaya, Pati, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Tuban, Madiun, Bali, Lombok, Toraja Sulawesi Selatan, Batulicin, Banjarbaru, Pangkalan Bun hingga tuan rumah Palangka Raya, ikut adu adrenalin menaklukan sirkuit yang ekstrem dan menantang.


Pascadibuka secara resmi oleh Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran. Empat kelas secara bergantian langsung dipertandingkan. Diantaranya Kelas G1, G2, G3 dan G4. Di masing-masig kelas, para offroader berusaha untuk mengumpulkan poin. Bahkan perlombaan digelar hingga malam hari dan kondisi hujan.



“Hujan-hujan lanjut terus,” kata Ketua panitia Bobby Gandrung.
“Balapan masih berlangsung, para offroader masih berusaha untuk mengumpulkan poin” kata Ben, salah seorang kru tim, saat dihubungi Sabtu malam (16/5/2026). (ind)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO– Luar biasa seru! Itulah gambaran penyelenggaraan putaran 2 Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Adventure Offroad 2026 Individual dan Team Non Wich yang berlangsung di Sirkuit Sukamulya Tangkiling, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Sabtu (16/5/2026).
Offroader tim Halo Dayak Sigit Wido bersiap di garis star. (OTO : BENNY)Sebanyak 49 starter yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Diantaranya Palembang, Jakarta, Subang, Bandung, Tasikmalaya, Pati, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Tuban, Madiun, Bali, Lombok, Toraja Sulawesi Selatan, Batulicin, Banjarbaru, Pangkalan Bun hingga tuan rumah Palangka Raya, ikut adu adrenalin menaklukan sirkuit yang ekstrem dan menantang.



Pascadibuka secara resmi oleh Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran. Empat kelas secara bergantian langsung dipertandingkan. Diantaranya Kelas G1, G2, G3 dan G4. Di masing-masig kelas, para offroader berusaha untuk mengumpulkan poin. Bahkan perlombaan digelar hingga malam hari dan kondisi hujan.


“Hujan-hujan lanjut terus,” kata Ketua panitia Bobby Gandrung.
“Balapan masih berlangsung, para offroader masih berusaha untuk mengumpulkan poin” kata Ben, salah seorang kru tim, saat dihubungi Sabtu malam (16/5/2026). (ind)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·