Seskab: Presiden pastikan negara hadir untuk nelayan

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke pesisir Leato Selatan, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Sabtu, untuk memastikan bahwa negara hadir dalam mensejahterakan nelayan di seluruh Indonesia.

Dalam keterangan di Jakarta, Sabtu, Teddy mengatakan Presiden Prabowo langsung terbang ke Kota Gorontalo setelah mengunjungi Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.

Menurut Teddy, Presiden Prabowo menyaksikan secara langsung perubahan kehidupan masyarakat pesisir dan nelayan setelah adanya Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

"Di kawasan yang dahulu identik dengan keterbatasan fasilitas melaut, kini telah berdiri Kampung Nelayan Merah Putih, sebuah komitmen negara untuk menghadirkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan nelayan di seluruh penjuru negeri," kata Teddy.

Dalam kesempatan ini, Presiden disebut meninjau pelabuhan shelter sortir, hingga fasilitas pengepakan ikan.

Teddy menyebut Kampung Nelayan Merah Putih ini telah dilengkapi dengan berbagai sarana penunjang, antara lain kantor pengelola, bengkel nelayan, balai pertemuan, kios perbekalan, shelter cool box, pabrik es, gudang beku ikan, docking perahu, shelter pendaratan ikan, hingga tempat perbaikan jaring.

Dengan fasilitas dan infrastruktur yang memadai pada kampung nelayan, kata Teddy, diharapkan produktivitas masyarakat pesisir dapat terus terjaga, sehingga kesejahteraannya semakin meningkat.

"Presiden berharap dengan penguatan infrastruktur dan dukungan berkelanjutan, kesejahteraan masyarakat pesisir terus meningkat, dan nelayan Indonesia semakin berdaya di lautnya sendiri," ujar Teddy.

Baca juga: Prabowo tegaskan pemerintah hadir untuk nelayan di seluruh Indonesia

Baca juga: Presiden Prabowo dorong ekonomi biru lewat kampung nelayan

Baca juga: Presiden berdialog dengan nelayan saat meninjau KNMP Gorontalo

Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.