AKTIVITAS vulkanik di Gunung Merapi kembali mengalami eskalasi. Gunung api yang melintasi perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta ini menyemburkan awan panas pada Kamis malam, 30 April 2026, di tengah cuaca hujan intensitas tinggi.
Berdasarkan pantauan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, awan panas guguran Gunung Merapi terjadi sebanyak dua kali dalam kurun waktu yang berdekatan. Kejadian pertama terpantau pada pukul 20.23 WIB, dengan estimasi jarak luncur mencapai 1.200 meter. Tidak berselang lama, tepatnya pada pukul 20.41, aktivitas serupa kembali terjadi.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Awan panas yang pertama terekam dengan amplitudo maksimum 15 milimeter serta durasi 111,12 detik, dengan arah luncuran menuju ke selatan atau tepatnya ke arah hulu Kali Boyong. Yang kedua memiliki estimasi jarak luncur mencapai 1.100 meter. Luncuran kedua tersebut memiliki amplitudo maksimum 18 milimeter dengan durasi 102,26 detik, namun mengarah ke barat daya menuju hulu Kali Sat.
"Status aktivitas Gunung Merapi masih berada pada Level III atau Siaga," ujar Kepala BPPTKG Yogyakarta, Agus Budi Santoso, Kamis. Eskalasi aktivitas vulkanik malam ini tak lalu membuat status itu naik menjadi Awas.
Sebelum terjadi awan panas guguran, puncak Gunung Merapi dilaporkan diguyur hujan intensitas tinggi. Berdasarkan catatan BPPTKG, hujan mulai turun pada pukul 15.57 dan berlangsung 1 jam 12 menit.
Hujan di wilayah tersebut kemudian sempat dinyatakan reda pada pukul 17.10 namun hujan turun lagi mulai pukul 17.38 dengan intensitas yang bahkan lebih tinggi daripada sebelumnya. Hujan lalu reda secara keseluruhan pada pukul 20.40, setelah berlangsung selama 3 jam 1 menit. Setelah meredanya hujan, Gunung Merapi memuntahkan awan panas sebanyak dua kali.
BPPTKG Yogyakarta baru saja menggelar pelaksanaan uji coba sistem peringatan dini atau EWS sirine pada Selasa, 28 April 2026. Pengujian alat peringatan tersebut mengambil lokasi di Obyek Wisata Kali Talang, Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·