Sirkuit Mandalika Kantongi Lisensi Grade 3 FIA untuk Balap Mobil

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Sirkuit Mandalika telah membuktikan kualitasnya di kancah internasional dengan mengantongi lisensi Grade 3 dari Federasi Otomotif Internasional (FIA). Capaian ini memungkinkan lintasan di Lombok tersebut menyelenggarakan berbagai ajang balap mobil tingkat nasional hingga regional.

Dilansir dari Detik Sport, lisensi level ini memberikan hak bagi Mandalika untuk menggelar kompetisi bergengsi. Beberapa di antaranya adalah Asian Le Mans Series dan GT World Challenge Asia (GTWCA).

Pembagian kelas atau grade sirkuit balap mobil oleh FIA didasarkan pada parameter teknis yang spesifik. Ukuran utamanya adalah rasio antara bobot kendaraan dengan tenaga mesin yang dihasilkan.

Sirkuit dengan status Grade 1 diperuntukkan bagi kendaraan dengan rasio hingga 1 kg/hp, yang menjadi syarat mutlak penyelenggaraan Formula 1 (F1). Sementara itu, Grade 2 memiliki batas hingga 2 kg/hp, dan Grade 3 mencakup rasio sampai dengan 3 kg/hp.

Syarat Kenaikan Kelas ke Grade 2 dan 1

Mandalika perlu melakukan serangkaian peningkatan pada sisi keamanan serta fasilitas pendukung jika ingin naik ke kelas yang lebih tinggi. Grade 2 merupakan syarat untuk menggelar ajang FIA WEC, Formula 2 (F2), dan Formula 3 (F3).

Aspek keamanan menjadi prioritas utama bagi FIA dalam memberikan homologasi peringkat. Semakin tinggi tingkatannya, semakin ketat pula standar keamanan yang harus dipenuhi oleh pengelola sirkuit.

Fokus utama dalam penilaian keamanan biasanya tertuju pada area run-off dan pembatas lintasan (barrier). Hal ini krusial untuk meminimalisir dampak risiko saat terjadi kecelakaan di lintasan.

Tantangan dan Optimisme Pengelola

Direktur Utama MGPA, Prandhi Satria, menyatakan rasa syukurnya atas pencapaian Mandalika dalam mengakomodasi balapan mobil internasional sejauh ini. Ia menekankan bahwa hal tersebut merupakan hasil kerja keras banyak pihak.

"Sampai saat ini kami bersyukur dengan apa yang telah dicapai Mandalika untuk menggelar balapan mobil internasional. Ini berkat kerja keras semua pihak. Kami pastinya selalu berusaha meningkatkan grade sesuai kebutuhan balap mobil apa yang akan kami gelar," ujar Prandhi Satria.

Terkait kualitas aspal, Sirkuit Mandalika dinilai tidak akan menemui kendala berarti untuk memenuhi standar yang ditetapkan. Meskipun telah memegang lisensi FIM Grade A untuk balap motor, standar untuk roda empat memiliki tantangan yang berbeda.

Kondisi ini serupa dengan sirkuit ternama dunia lainnya seperti Phillip Island di Australia dan Sachsenring di Jerman. Keduanya memiliki grade tertinggi untuk motor, namun tetap berada di level yang berbeda untuk balapan mobil FIA.

Dalam waktu dekat, Sirkuit Mandalika akan menjadi tuan rumah ajang GT World Challenge Asia. Indonesia akan diwakili oleh pebalap Sean Gelael dalam kompetisi yang dijadwalkan berlangsung akhir pekan ini.