Siswa SD Melompat ke Sungai di Jembatan Grand Depok City

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Seorang pelajar sekolah dasar (SD) diduga melakukan aksi percobaan bunuh diri dengan melompat dari Jembatan Grand Depok City (GDC), Kota Depok, ke dalam aliran sungai pada Jumat (8/5/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Korban sempat meninggalkan tas sekolahnya di trotoar sebelum melakukan tindakan tersebut.

Pihak kepolisian mengonfirmasi identitas korban yang berstatus sebagai pelajar dalam insiden yang terjadi di siang hari tersebut. Penyelamatan dilakukan oleh warga dan pengemudi ojek online yang berada di sekitar lokasi kejadian, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

"Iya (anak SD). Mau bundir (bunuh diri) sengaja melompat," ujar Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi.

Kronologi kejadian bermula saat korban terlihat sedang duduk di area trotoar jembatan sambil meminum es pada pukul 12.00 WIB. Setelah dua jam berada di lokasi, saksi mata melihat korban mulai mendekati pagar pembatas jembatan.

"Selang 5 menit korban mendekat pagar jembatan sambil naruh tas sekolahnya di trotoar jembatan nempel ke pagar jembatan. Kemudian korban tiba-tiba berdiri di atas pagar jembatan dan melompat ke sungai," tutur Made Budi.

Warga yang menyaksikan kejadian tersebut segera berteriak meminta tolong. Saksi melihat korban masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan dengan berusaha berenang menuju tepian sungai setelah jatuh ke air.

Seorang pengemudi ojek online langsung berinisiatif turun ke sungai untuk mengevakuasi korban yang hanyut. Korban akhirnya berhasil diselamatkan dan dibawa ke pinggir sungai dalam kondisi selamat sebelum dijemput oleh pihak keluarga.

"Menurut keterangan saksi, bahwa korban adalah jemputan temennya ojol yang menolong. Akhirnya ojol yang menolong menghubungi temannya dan korban diantar pulang oleh jemputannya," ujar Made Budi.

Polisi memastikan bahwa proses evakuasi berlangsung cepat berkat kesigapan warga di lokasi. Berdasarkan pemantauan di tempat kejadian, orang tua korban langsung membawa pulang anak tersebut tidak lama setelah diselamatkan dari sungai.

"Berdasarkan informasi saksi korban, kondisinya saat ditolong masih hidup dan infonya berstatus seorang pelajar. Berdasarkan info dari saksi, sejak kejadian sampai, pertolongan dan dibawa oleh orang tuanya berlangsung tidak lama," jelas Made Budi.

Jika Anda merasakan gejala depresi atau memiliki pemikiran untuk menyakiti diri sendiri, segera hubungi layanan kesehatan mental terdekat atau profesional seperti psikolog dan psikiater. Layanan darurat pencegahan bunuh diri juga tersedia melalui Hotline Kesehatan Jiwa Kemenkes di nomor 119 ext 8.