DESAINER legendaris Takashi Tezuka dikabarkan akan pensiun dari kepemimpinannya di Nintendo setelah lebih dari empat dekade berkarya di perusahaan game tersebut. Informasi itu muncul dalam dokumen resmi Nintendo yang dirilis bersamaan dengan laporan keuangan kuartalan terbaru.
Menurut laporan Engadget, 8 Mei 2026, Tezuka bergabung dengan Nintendo pada 1984 sebagai staf paruh waktu untuk membantu pengembangan Punch-Out!!. Saat itu, ia disebut bukan penggemar gim dan bahkan belum mengenal Pac-Man ketika mulai bekerja di perusahaan asal Kyoto tersebut.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Karier Tezuka kemudian berkembang pesat setelah ia membantu Shigeru Miyamoto mengembangkan Super Mario Bros. untuk NES. Kolaborasi keduanya berlanjut dalam sejumlah proyek besar Nintendo, termasuk gim pertama The Legend of Zelda yang turut dirancang, ditulis, dan disutradarai oleh Tezuka.
Sepanjang kariernya, Tezuka juga menyutradarai sejumlah judul ikonik seperti Super Mario Bros 3, Super Mario World, The Legend of Zelda: A Link to the Past, dan Yoshi’s Island. Ia turut menjadi asisten sutradara Super Mario 64 serta mengawasi pengembangan seri Zelda 3D awal di Nintendo 64.
Selama lebih dari 40 tahun di Nintendo, Tezuka terlibat dalam pengembangan banyak game populer perusahaan. Ia juga bergabung ke dewan direksi Nintendo pada 2018. Proyek terbarunya mencakup Super Mario Wonder, DLC Meetup in Bellabel Park, Princess Peach: Showtime!, dan Mario & Luigi: Brothership.
Hingga kini belum diketahui apakah Tezuka masih akan memiliki peran lain di Nintendo setelah meninggalkan posisi kepemimpinannya. Di usia 65 tahun, ia menjadi salah satu figur senior Nintendo yang mulai mendekati masa pensiun, bersama nama-nama lama perusahaan seperti Koji Kondo dan Eiji Aonuma.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·