SpaceX akan melantai di Nasdaq dengan valuasi 1,77 triliun dolar AS

Sedang Trending 4 jam yang lalu

San Francisco (ANTARA) - Space Exploration Technologies Corp., yang dikenal sebagai SpaceX, menetapkan harga penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebesar 135 dolar AS (1 dolar AS = Rp17.981) per saham dan berhasil mengumpulkan dana sebesar 75 miliar dolar AS melalui penjualan sekitar 555,56 juta saham, demikian menurut laporan media Amerika Serikat (AS) pada Kamis (11/6).

Menurut sejumlah laporan, IPO tersebut memberi valuasi SpaceX sekitar 1,77 triliun dolar AS. Saham SpaceX diperkirakan mulai diperdagangkan di bursa Nasdaq pada Jumat (12/6). Dari segi besaran pengumpulan dana, IPO ini akan mencetak rekor untuk penawaran umum perdana. Berdasarkan valuasinya, SpaceX akan masuk dalam 10 perusahaan paling bernilai yang terdaftar di AS.

Didirikan oleh pengusaha AS Elon Musk pada 2002, SpaceX memiliki bisnis di bidang layanan peluncuran wahana luar angkasa, internet satelit, dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). IPO perusahaan ini menarik perhatian kuat dari pasar, sementara valuasinya yang tinggi juga memicu diskusi di kalangan pengamat pasar mengenai prospek keuntungannya serta keberlanjutan pertumbuhannya di masa depan.

Laporan menyebutkan bahwa pengaturan pencatatan saham SpaceX menyimpang dari beberapa konvensi Wall Street, termasuk menetapkan harga IPO di awal dan mencadangkan proporsi saham yang relatif tinggi untuk investor ritel. Musk akan tetap mempertahankan kendali suara yang kuat atas perusahaan itu setelah IPO.

Mengingat kepemilikan besar Elon Musk di SpaceX, valuasi tersebut dapat secara signifikan meningkatkan nilai kepemilikannya dan menjadikannya triliuner pertama di dunia.

Pewarta: Xinhua
Editor: Ade irma Junida
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.