Sporting CP Tundukkan Gil Vicente Guna Amankan Tiket Liga Champions

Sedang Trending 56 menit yang lalu

Sporting CP berhasil mengamankan peringkat kedua klasemen akhir Primeira Liga 2025-2026 sekaligus menyegel tiket kualifikasi Liga Champions setelah menundukkan Gil Vicente dengan skor 3-0 di Stadion Jose Alvalade pada Sabtu, 16 Mei 2026.

Kemenangan meyakinkan klub berjuluk Leões tersebut dipastikan melalui gol-gol yang dicetak oleh Eduardo Quaresma pada menit ke-15, Luis Suárez pada menit ke-34, dan Morten Hjulmand saat pertandingan memasuki masa injury time menit ke-90+3.

Hasil pertandingan pekan ke-34 ini membuat tim asuhan Rui Borges mengumpulkan total 82 poin, unggul dua angka dari rival abadi mereka, Benfica, yang harus puas finis di posisi ketiga meski menyudahi kompetisi musim ini tanpa kekalahan.

Pertandingan ini juga menjadi momen perpisahan yang emosional bagi gelandang Hidemasa Morita dan pemain muda Geovany Quenda yang melakoni laga terakhir mereka di hadapan publik Alvalade sebelum dilepas pada bursa transfer.

Sporting CP langsung tampil menekan sejak awal laga melalui kembalinya Hjulmand yang sempat absen satu bulan akibat cedera, di mana sepakan kerasnya pada menit ketiga hampir membuka keunggulan andai tidak menyamping tipis dari gawang Dani Figueira.

Kebuntuan pecah pada menit ke-15 saat Eduardo Quaresma memanfaatkan umpan sepak pojok akurat dari Pedro Gonçalves dengan sebuah sundulan tinggi yang bersarang telak di tiang jauh gawang Gil Vicente.

Sembilan belas menit berselang, keunggulan tuan rumah bertambah lewat skema apik yang diawali umpan panjang Francisco Trincão dari sisi kanan, yang kemudian dipantulkan dengan sentuhan tumit oleh Morita menuju Luis Suárez.

Penyerang asal Kolombia tersebut langsung melepaskan tembakan keras first-time untuk mencetak gol ke-28 miliknya di liga domestik musim ini, sekaligus membawa Sporting CP memimpin 2-0 hingga turun minum.

Sebelum memasuki babak kedua, Rui Borges sempat dimintai tanggapan mengenai pernyataan kontroversial José Mourinho yang menyebut peluang Benfica menyalip Sporting sebagai sebuah keajaiban.

"Mister Borges pasti sama setianya dengan saya kepada Nossa Senhora de Fátima. Saya tidak akan terlibat dalam perselisihan itu, saya hanya ingin finis di peringkat kedua dan mengalahkan tim bagus yang sedang menjalani musim hebat ini. Ini akan menjadi pertandingan yang kompetitif dan intens, yang menuntut kemampuan terbaik kami. Saya fokus untuk menjadi kompeten. Saya tahu saya tidak kompeten di beberapa pertandingan dan kami gagal menjadi juara karena hal itu. Ini sangat berkaitan dengan solusi yang bisa saya berikan untuk tim saya agar menjadi lebih baik. Saya fokus pada hal itu, untuk menjadi lebih baik dan lebih kompeten agar bisa menjadi juara, yang merupakan target saya," ujar Rui Borges, pelatih Sporting CP.

Memasuki paruh kedua, intensitas serangan Sporting CP sempat menurun sehingga memberikan ruang bagi Gil Vicente untuk mengembangkan permainan dan beberapa kali mengancam area pertahanan Rui Silva.

Skuad asuhan César Peixoto tersebut sejatinya sempat menuntut penalti pada 20 menit terakhir laga, namun wasit Luís Godinho mengabaikan protes tersebut karena mengidentifikasi adanya pelanggaran terlebih dahulu terhadap Morita.

Sporting CP akhirnya menutup pesta kemenangan mereka di menit ke-90+3 melalui sepakan mendatar Hjulmand yang memanfaatkan situasi kemelut di depan gawang, sekaligus mengunci skor menjadi 3-0.

Kemenangan ini membuat ambisi Gil Vicente untuk menembus posisi kelima demi tiket kompetisi Eropa resmi kandas, menyusul kemenangan Famalicão 1-0 atas Alverca yang mengokohkan posisi mereka di peringkat kelima dengan 56 poin.