Spotify resmi memperkenalkan aplikasi desktop baru bernama Studio yang dikembangkan oleh tim kecerdasan buatan (AI) Spotify Labs untuk membuat podcast otomatis dari berbagai sumber informasi pribadi pengguna.
Layanan baru ini diluncurkan sebagai pesaing langsung Google NotebookLM yang telah populer dengan kemampuan membuat podcast virtual dari dokumen tertentu, sebagaimana dilansir dari Tekno.
Berbeda dari platform utama, Studio dirancang sebagai aplikasi terpisah yang fokus pada pengalaman audio personal dengan memadukan preferensi pengguna seperti musik, podcast, dan audiobook yang sering didengarkan dengan pengetahuan dari internet.
Aplikasi ini dapat terhubung ke layanan kalender, e-mail, hingga catatan pribadi untuk menyusun audio briefing harian berdasarkan izin pengguna, serta dilengkapi agen AI untuk menjelajah web dan meneliti topik tertentu.
Seluruh podcast dan audio hasil pemrosesan AI di Studio akan langsung tersimpan di library Spotify pengguna agar bisa diakses lintas perangkat, namun Spotify menegaskan seluruh konten tersebut bersifat privat dan tidak tersedia untuk publik.
Saat ini, Studio masih dalam tahap Research Preview atau uji coba awal untuk pengguna terbatas berusia minimal 18 tahun di lebih dari 20 negara.
Format audio briefing berbasis AI sendiri kini mulai diadopsi oleh berbagai perusahaan teknologi lain seperti Adobe dan ElevenLabs setelah konsep tersebut dipopulerkan oleh Google.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·