Struktur Kuno di Arab Saudi Ungkap Strategi Berburu Manusia Purba

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Pada tahun 2026, studi terbaru mengungkapkan bagaimana struktur batu misterius yang dikenal sebagai desert kites di wilayah barat Arab Saudi membeberkan strategi perburuan canggih manusia purba. Formasi kuno ini, yang ditemukan di kawasan vulkanik Harrat Khaybar, diperkirakan telah ada sejak lebih dari 5.000 tahun lalu, tepatnya pada Zaman Perunggu Awal.

Desert kites berfungsi sebagai perangkap raksasa, dirancang untuk menggiring hewan liar seperti gazelle dan ibex ke satu titik jebakan. Dilansir dari Cahaya, struktur ini merupakan salah satu monumen batu tertua dan terbesar di Semenanjung Arab.

Struktur tersebut, yang terlihat seperti layang-layang dari udara, terdiri dari dua “lengan” panjang yang mengarah ke area tengah. Desain ini memungkinkan hewan liar diarahkan secara bertahap ke pusat jebakan, memfasilitasi perburuan dalam jumlah besar.

Penelitian di Jabal Qidr, utara Madinah, menunjukkan bahwa sebagian struktur bahkan tertutup aliran lava dari letusan gunung berapi yang terjadi kurang dari 1.000 tahun yang lalu. Hal ini menegaskan usia desert kites yang lebih tua.

Keberadaan lapisan alami dan buatan manusia di lokasi ini menjadikan desert kites sebagai referensi penting bagi arkeolog dan geolog. Hal ini membantu memahami urutan peristiwa alam dan aktivitas manusia di masa lampau.

Jabal Qidr juga diakui sebagai salah satu dari 100 situs warisan geologi dunia oleh International Union of Geological Sciences. Pengakuan ini diberikan atas nilai ilmiah, estetika, dan budayanya.

Penemuan ini menjelaskan bukti bahwa manusia purba tidak hanya bertahan hidup, tetapi mampu menciptakan teknologi berburu yang kompleks dan terorganisir.