Seorang suporter fanatik Arsenal bernama Daniel Bull berhasil masuk ke sebuah klub malam elite di London demi menyaksikan langsung perayaan gelar juara Premier League tim pilihannya, dilansir dari Detik Sport.
Pemuda berusia 22 tahun asal London utara itu bergabung dalam pesta skuad Arsenal di Tape, sebuah klub eksklusif di kawasan Mayfair, beberapa jam setelah Manchester City ditahan imbang Bournemouth pada Selasa (19/5) malam waktu setempat.
Keberhasilan masuk ke tempat eksklusif tersebut berawal dari spekulasi Bull setelah melihat unggahan video di media sosial dari ibu penyerang Arsenal, Noni Madueke, yang mengindikasikan adanya rencana perayaan malam itu.
"Saya cuma mendengar selentingan," kata Daniel Bull, Suporter Arsenal.
Pesta tersebut terkonfirmasi setelah Madueke menyampaikan keinginannya untuk pergi keluar setibanya di rumah dari markas latihan Arsenal.
"Saya mau pergi keluar," kata Noni Madueke, Pemain Arsenal.
Bull sempat menghadapi keraguan dari temannya untuk memesan tempat di Tape karena petugas keamanan tidak bersedia memberikan konfirmasi mengenai keberadaan skuad Arsenal di dalam klub malam.
"Saya tak percaya apa yang terjadi. Itu klub yang sangat exclusif dan kami satu-satunya fans Arsenal di sana," ujar Daniel Bull, Suporter Arsenal.
Demi mendekati area para pemain, Bull bersama rekan-rekannya memutuskan membayar sebuah meja di dekat ruang privat dengan biaya yang tidak murah.
"(Mejanya) hanya berjarak lima langkah dari area bawah klub dan kami bisa melihat Madueke menguasai mikrofon hampir sepanjang malam. Pada intinya dialah MC-nya. Dia ngerap sepanjang malam." kata Daniel Bull, Suporter Arsenal.
Di dalam klub, Bull juga sempat berinteraksi dengan dua pemain muda Arsenal, Myles Lewis-Skelly dan Ethan Nwaneri, serta Christian Norgaard yang berbincang dengan temannya yang berkebangsaan Norwegia.
"Mereka berdua (Lewis-Skelly dan Nwaneri) orangnya ramah. Karena teman saya orang Norwegia, dia bisa berbicara dengan Christian Norgaard, dan orangnya cukup keren," ujar Daniel Bull, Suporter Arsenal.
Seiring berjalannya waktu, sejumlah bintang utama Arsenal lainnya seperti Declan Rice, Mikel Arteta, Viktor Gyokeres, Bukayo Saka, Jurrien Timber, hingga Eberechi Eze mulai terlihat berkumpul di area utama.
"Kami berada di sana sekitar 2-3 jam, dan tiba-tiba kami mulai melihat semua orang. Jadi ada Declan Rice, Mikel Arteta, Viktor Gyokeres, Bukayo Saka, Jurrien Timber, dan Eberechi Eze. Saya bersama salah satu teman serumah saya di pub tadi malam, dan dia berkata: 'Kamu berjabat tangan dengan Eze!'" ujar Daniel Bull, Suporter Arsenal.
Sebelum menuju klub malam Tape, Bull awalnya merayakan keberhasilan Arsenal di sebuah pub kawasan Finsbury Park dan sempat bertemu legenda klub, Ian Wright, di tengah kerumunan suporter.
"Itu benar-benar kacau," kata Daniel Bull, Suporter Arsenal.
Momen pertemuan tersebut semakin berkesan bagi Bull setelah dirinya dan rekan-rekannya berkesempatan berbagi botol sampanye langsung bersama sang legenda.
"Setelah dia menyesap sampanye pertamanya, saya menyesap yang kedua, lalu teman saya menyesap yang ketiga. Satu-satunya orang yang memiliki botol sampanye itu pada dasarnya adalah kelompok teman-teman saya yang biasa kami ajak jalan-jalan. Dan sekarang saya punya botol itu di rumah." kata Daniel Bull, Suporter Arsenal.
Pengalaman malam itu menjadi momen tidak terlupakan bagi Bull yang rela mengeluarkan biaya besar demi merayakan keberhasilan tim idola mereka.
"Itu benar-benar momen yang sulit dipercaya. Saya di sana berpikir: 'Apa yang sebenarnya terjadi?' Saya rasa karena kami datang tepat waktu dan kami sangat santai serta senang membayar berapa pun. Itu luar biasa," tegas Daniel Bull, Suporter Arsenal.
50 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·