Suporter Slavia Praha Invasi Lapangan Derby Berakhir Ricuh 9 Mei

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Pertandingan derby antara Slavia Praha melawan Sparta Praha pada Sabtu, 9 Mei 2026, terpaksa dihentikan prematur setelah ratusan suporter tuan rumah menyerbu lapangan di Stadion Eden, Praha. Insiden skandal ini terjadi hanya tiga menit sebelum masa tambahan waktu sepuluh menit berakhir.

Kericuhan dipicu oleh aksi suporter yang membawa suar dan merangsek ke area permainan saat kedudukan imbang atau menjelang laga usai. Dilansir dari sport.aktualne.cz, beberapa oknum suporter dilaporkan melakukan penyerangan fisik terhadap anggota tim Sparta Praha, termasuk Matyas Vojta, Jakub Surovcik, dan salah satu staf medis.

Ketua Slavia Praha, Jaroslav Tvrdik, segera memberikan pernyataan resmi terkait keputusan penghentian pertandingan tersebut guna merespons tindakan anarkis pendukung klubnya sendiri.

"Je legitimní, že utkání bylo ukončeno. Jak jsem se bavil s našimi hráči, kdyby se nám stalo něco podobného na Spartě, chovali bychom se stejně a nechtěli bychom pokračovat. Můžeme se jenom omluvit," prohlásil Jaroslav Tvrdik, Ketua Slavia Praha.

Sebelum kerusuhan pecah, pertandingan berjalan sengit karena Slavia membutuhkan kemenangan untuk mengunci gelar juara liga ke-23. Sparta unggul lebih dulu melalui sundulan Jan Kuchta pada menit ke-21 setelah memanfaatkan umpan sepak pojok Oliver Sonne, namun disamakan oleh Oscar Dorley pada menit ke-30 menurut laporan ruik.cz.

Laga sempat diwarnai kartu merah untuk penyerang Slavia, Tomas Chory, yang melakukan pelanggaran keras tak lama setelah timnya sempat unggul 3-2. Kondisi semakin tidak terkendali hingga wasit Roucek memutuskan untuk mengakhiri laga demi keamanan pemain.

Nasib hasil pertandingan ini kini berada di tangan komisi disiplin liga, dengan kemungkinan besar kemenangan akan diberikan kepada Sparta Praha secara WO. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Slavia yang gagal merayakan gelar juara di depan rival abadi mereka.