Tak Kalah dari Eropa, 5 Negara Asia Ini Punya Budaya Kopi yang Kuat

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Jakarta -

Tak hanya di Eropa, budaya kopi yang kuat juga dapat ditemukan di Asia. Seperti lima negara ini yang punya ciri khas kopi dengan keistimewaan beragam.

Asia dikenal sebagai salah satu kawasan penghasil kopi terbesar di dunia. Namun, bukan hanya soal produksi biji kopi, budaya minum kopi di berbagai negara Asia juga berkembang kuat dengan ciri khas masing-masing.

Mulai dari kopi susu Vietnam yang creamy, kopi Sumatra dengan aroma earthy, hingga khas India yang kaya rempah, semuanya menawarkan pengalaman berbeda bagi penikmat kopi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seiring berkembangnya tren specialty coffee, kopi Asia kini semakin mendapat perhatian dunia karena kualitas dan karakter rasanya yang unik.

Tak heran jika banyak orang rela berburu kedai kopi lokal di Asia demi mencicipi racikan kopi autentik langsung dari negara asalnya.

Dilansir dari Tatler Asia (25/05/2026), berikut lima negara di Asia dengan budaya kopi paling kuat.

1. Vietnam

kopi vietnamkopi vietnam Foto: Getty Images/Edy Gunawan

Vietnam dikenal sebagai salah satu negara dengan budaya kopi paling kental di Asia. Negara ini juga menjadi produsen kopi terbesar kedua di dunia dan terkenal lewat biji robusta berkafein tinggi.

Berbeda dari arabika yang cenderung ringan, robusta Vietnam memiliki karakter pahit kuat dengan sentuhan rasa earthy dan kacang.

Budaya minum kopi di sana identik dengan penggunaan alat saring kecil bernama phin. Kopi kemudian dicampur susu kental manis dan disajikan dingin sebagai cà phê sữa đá. Ada juga egg coffee atau cà phê trứng yang dibuat dari campuran kopi, kuning telur, dan gula. Minuman ini populer karena rasanya creamy sekaligus unik.

2. Indonesia

Kopi Luwak Cikole HalalKopi Luwak Cikole Halal Foto: Lusiana Mustinda/detikHikmah

Di posisi kedua ada Indonesia. Budaya kopi di sini berkembang seiring keberagaman daerah penghasil kopinya, mulai dari Sumatra, Jawa, hingga Sulawesi, menghasilkan kopi dengan karakter rasa berbeda yang dipengaruhi tanah vulkanik dan iklim tropis lembap.

Indonesia juga terkenal lewat varian kopi paling mahal di dunia yaitu lewat kopi luwak yang diproses alami melalui pencernaan luwak sehingga menghasilkan rasa lebih halus dan rendah asam.

Salah satu yang paling populer adalah kopi Sumatra dengan rasa earthy, rempah, dan sedikit sentuhan cokelat. Metode pengolahan khas bernama giling basah membuat kopi Indonesia memiliki aroma yang kuat. Tak heran jika kopi Nusantara kini semakin banyak digunakan oleh kedai kopi di berbagai negara.

3. Filipina

Pekerja mengolah biji kopi arabika gayo (Coffea arabica L) untuk dipasarkan di tempat pengolahan Aqilla Coffee, Ulee Kareng, Banda Aceh, Aceh, Jumat (8/11/2024). Biji kopi arabika gayo yang didatangkan dari Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah dan Gayo Lues itu dipasarkan di wilayah Aceh dan sejumlah daerah dengan harga Rp220.000 hingga Rp400.000 per kilogram tergatung jenis dan proses pascapanen. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/wpa.Pekerja mengolah biji kopi arabika. Foto: ANTARA FOTO/IRWANSYAH PUTRA

Filipina memiliki sejarah panjang dalam budaya minum kopi sejak masa kolonial Spanyol. Negara ini termasuk langka karena mampu memproduksi empat varietas kopi utama sekaligus, yaitu arabika, robusta, excelsa, dan liberika. Salah satu yang paling terkenal adalah kapeng barako dari Batangas dan Cavite.

Kopi liberika ini punya aroma floral dan fruity dengan aftertaste sedikit smoky. Masyarakat Filipina biasanya menikmati kapeng barako tanpa gula untuk mempertahankan rasa kuatnya.

Namun, ada juga yang menambahkan gula muscovado agar rasanya lebih seimbang. Budaya kopi tradisional di Filipina masih bertahan hingga kini dan menjadi bagian penting dalam keseharian masyarakat lokal di berbagai daerah.

4. Thailand

Cold brew coffee with ice cream in glasses on wooden rustic table, delicious summer dessertEs kopi Thailand. Foto: Getty Images/iStockphoto/istetiana

Thailand berhasil membangun budaya kopi modern yang kuat dalam beberapa tahun terakhir. Daerah pegunungan Chiang Mai dan Chiang Rai menjadi sentra penghasil kopi arabika berkualitas tinggi.

Iklim dataran tinggi membuat kopi Thailand memiliki rasa fruity dengan sedikit sentuhan rempah. Salah satu minuman kopi tradisional yang populer adalah oliang, es kopi khas Thailand yang dibuat dari kopi dark roast dan dicampur rempah seperti kapulaga serta jagung.

Selain rasa uniknya, kopi Thailand juga dikenal karena menerapkan konsep perkebunan kopi ramah lingkungan atau berkelanjutan. Banyak petani mulai menerapkan sistem organik dan fair trade untuk menjaga kualitas hasil panen. Hal ini membuat kopi Thailand semakin diperhitungkan di pasar specialty coffee dunia.

5. India

5 Kopi Kualitas Terbaik di Asia, dari India hingga Vietnam!Kopi India. Foto: Site News

Terakhir, ada India yang memiliki budaya kopi khas yang dipengaruhi tradisi rempah dan teh chai. Wilayah Karnataka, Kerala, dan Tamil Nadu menjadi penghasil utama kopi arabika berkualitas tinggi. Salah satu kopi paling terkenal dari India adalah monsooned Malabar.

Biji kopi ini diproses dengan paparan angin musim hujan sehingga menghasilkan rasa lembut, rendah asam, dan body yang pekat. Selain itu, kopi India juga identik dengan penggunaan rempah yang memberi aroma khas pada seduhan.

Minuman kopi tradisional India dikenal dengan nama kaapi, yaitu campuran kopi filter dan susu berbusa yang disajikan dalam gelas stainless steel. Kaapi hingga kini masih menjadi bagian penting budaya minum kopi masyarakat India Selatan.

Simak Video "Menjelajahi Ragam Rasa di Resinda Hotel Karawang"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/adr)