Tanggapi Masalah Nameset Pemain Timnas, Kelme Lakukan Perbaikan

Sedang Trending 58 menit yang lalu
Sesi diskusi Kelme Indonesia dengan awak media di Jakarta, Rabu (6/5/2026). Foto: Dok. PSSI Pers

CEO Kelme Indonesia, Kevin Wijaya, menanggapi persoalan nameset pemain Timnas Indonesia yang copot saat pertandingan FIFA Series, Maret lalu. Ia sudah melakukan investigasi dan akan menerapkan perbaikan ke depannya.

"Jadi akhir Maret [usai FIFA Series] sampai sekarang, kami bukannya diam. Tapi, kami mendengar, kami menangkap, kami bekerja sama dengan berbagai pihak, juga pihak PSSI. Kami berusaha mencari tahu akar masalahnya," kata Kevin Wijaya kepada awak media di Jakarta, Rabu (6/5).

"Jadi, ke depannya apa yang kami lakukan adalah, khususnya terkait dengan masalah nameset ini, kami akan melakukan pendampingan dengan tim ahli untuk yang pemain [Timnas], untuk proses pressing [nameset] agar bisa ada proses monitoring terkait bagaimana SOP sudah dijalankan atau belum," lanjutnya.

Pemain Timnas Indonesia saat melawan Timnas Bulgaria pada pertandingan FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

"Kalau pun sudah, ada yang perlu di-tweak lagi enggak dari mesinnya? Karena mesin itu ternyata beda-beda, enggak bisa sama, dengan SOP yang sama. Jadinya, dari situ kami akan audit SOP juga. Harapannya untuk pemain ini tidak terjadi lagi."

Kevin Wijaya juga menjelaskan bahwa terlepas dari masalah ini, para pemain Timnas Indonesia merasa senang dengan jersi baru keluaran Kelme. Hal ini tak lepas dari teknologi yang terapkan.

"Mereka itu lebih happy karena memang yang seperti tadi saya sampaikan, untuk kualitas nameset yang kita pakai ini, itu sudah dari bahan silikon. Bahan silikon itu lebih stretchy, jadinya mereka itu akan menyesuaikan ketika pemain itu, kan kalau di lapangan bergeraknya sangat dinamis ya," ujar Kevin.

"Jadi dengan adanya nameset yang dari bahan silikon yang lebih stretchy ini yang kami hadirkan, ini justru pemain itu merasa lebih baik kualitasnya."