Penandatanganan kerja sama ini difokuskan pada pengembangan cloud computing, kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), serta next-generation connectivity guna mempercepat transformasi digital di sektor enterprise dan pemerintahan.
Direktur Strategic Business Development & Portfolio PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, Seno Soemadji menegaskan bahwa kemitraan strategis ini memiliki peran penting dalam mempercepat agenda pertumbuhan jangka panjang perusahaan.
Menurut Seno, Telkom saat ini terus memperkuat kapabilitas di bidang data center, konektivitas, dan layanan berbasis cloud untuk mendukung kebutuhan pelanggan yang semakin kompleks.
“Selain itu, AI juga diposisikan sebagai salah satu penggerak utama dalam pengembangan layanan digital perusahaan agar mampu menghadirkan solusi yang lebih terintegrasi dan bernilai tambah,” ujar Seno dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis, 14 Mei 2026.
Ia menambahkan bahwa penguatan infrastruktur digital menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan bisnis di masa depan.
“Karena itu, Telkom terus mendorong kolaborasi dengan mitra teknologi global guna mempercepat pengembangan layanan dan memperluas kemampuan digital perusahaan, termasuk dalam menghadapi kebutuhan transformasi digital di sektor publik dan korporasi,” jelasnya.
Sales Director ZTE Indonesia, Zhu Yang, mengatakan kerja sama ini mencerminkan visi bersama untuk menghadirkan infrastruktur digital yang lebih cerdas dan efisien.
Menurutnya, kombinasi antara pengalaman global ZTE dalam teknologi digital dengan kekuatan pasar Telkom di Indonesia diharapkan mampu menciptakan nilai baru bagi pengembangan ekonomi digital nasional.
Bagi ZTE, kemitraan dengan Telkom membuka peluang untuk memperluas implementasi teknologi digital dan AI di Indonesia. Sementara bagi Telkom, kolaborasi ini mendukung strategi perusahaan dalam meningkatkan daya saing dan memperkuat posisinya sebagai penyedia infrastruktur digital nasional. 
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·