Tempo Luncurkan Road to Berlin 2026 Kirim Pelari Indonesia ke World Marathon Majors

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Merek tisu premium asal Jerman, Tempo, menghadirkan kabar gembira bagi para pecinta olahraga lari di tanah air melalui peluncuran program "Road to Berlin 2026".

Dilansir dari Medcom, inisiatif eksklusif ini memberikan peluang bagi empat konsumen di Indonesia untuk memenangkan paket perjalanan menuju salah satu ajang lari paling prestisius di dunia, World Marathon Majors (WMM) di Berlin.

Program yang bertajuk "Road to Marathon in Berlin 2026" ini dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan, terhitung mulai 1 April hingga 30 Juni 2026.

Ajang marathon di Berlin dipandang bukan sekadar kompetisi fisik, melainkan sebuah pernyataan mengenai konsistensi, daya tahan, serta keyakinan dalam mengejar standar terbaik bagi kesehatan.

Prinsip-prinsip tersebut selaras dengan fondasi Tempo yang berdiri di Jerman sejak 1929, sebagai brand yang mempertahankan kualitas produk secara turun-temurun lintas generasi.

Country Head PT Vinda Internasional Indonesia, Abraham Nandiwardhana, menjelaskan bahwa kualitas bagi Tempo bukanlah kemewahan sesaat, melainkan standar hidup harian.

"Tempo lahir dari satu keyakinan - bahwa kualitas bukan kemewahahan sesaat, melainkan standar hidup yang dipegang setiap hari. Lari marathon di Berlin merepresentasikan hal yang sama: konsistensi, ketahanan, dan performa terbaik yang lahir dari pilihan personal yang tidak pernah setengah-setengah. Program ini adalah cara kami menghadirkan spirit Tempo secara nyata, kepada konsumen Indonesia yang memang sudah hidup dengan standar tersebut."

Saat ini tren olahraga lari di Indonesia sedang meningkat pesat, dengan catatan lebih dari 550 ajang lari yang telah diselenggarakan sepanjang tahun 2025.

Tantangan Mendapatkan Slot Berlin Marathon

Bagi komunitas pelari serius, berlari di Berlin merupakan sebuah pencapaian besar karena slot kepesertaan yang sangat terbatas dan menjadi rebutan atlet dari seluruh dunia.

Agung Triyudanta, kapten RIOT Indonesia yang pernah berpartisipasi pada edisi 2019, mengakui betapa sulitnya menembus seleksi atau ballot untuk ajang di Jerman tersebut.

"Dari ratusan ribu yang mendaftar yang dipilih hanya 10 ribu orang, dan jadi kurang lebihnya orang Indonesia yang terpilih itu sekitar 1 sampai 5 persen pendaftar. Jadi kesempatan dapat balot lari di Berling itu sangat susah," ujar Agung.

Menurut Agung, program yang diinisiasi oleh Tempo ini menjadi angin segar dan kesempatan yang sangat menguntungkan bagi para pelari domestik.

"Kasarnya gampang nih untuk kita bisa lari di Berlin itu, buat kami pelari kesempatan yang sayang dilewatkan. Caranya bisa kita kontrol, kalau balot kan untung-untungnya. Semacam undian, hanya bisa 1 persen," ungkapnya.

Kolaborasi dengan Ekosistem Komunitas

Dalam menyukseskan agenda ini, Tempo menjalin kolaborasi dengan sejumlah komunitas lari terkurasi seperti RIOT Indonesia, TNG Runner, Serikat Pelarian, Wake and Run, Run on Bali, hingga Indo Runner Surabaya.

Setiap komunitas dibekali kode referral khusus yang dapat digunakan saat mengunggah bukti transaksi pembelian produk oleh para anggota atau peserta.

Komunitas yang mencatatkan penggunaan kode referral terbanyak akan mendapatkan kuota untuk mengirimkan perwakilannya ke Berlin bersama tim Tempo.

Mekanisme dan Hadiah Utama

Masyarakat umum yang ingin berpartisipasi dapat mengikuti langkah-langkah sederhana dengan membeli produk tisu Tempo di mitra ritel resmi seperti Alfamidi, AEON, FamilyMart, Foodhall, Ranch Market, atau Pepito.

Konsumen cukup mengunggah foto struk pembelian melalui kode QR yang tersedia atau via akun Instagram resmi @tempoindonesia untuk kemudian diverifikasi datanya.

Empat pemenang utama yang terpilih akan mendapatkan fasilitas lengkap yang mencakup slot marathon, tiket pesawat pulang-pergi, akomodasi, uang saku, serta asuransi perjalanan.

Pengumuman pemenang direncanakan pada Juli 2026, sementara pelaksanaan lari marathon di Berlin akan berlangsung pada September 2026.