Tim bulu tangkis putri Indonesia berhasil membalikkan kedudukan menjadi unggul 2-1 atas Kanada pada penyisihan grup Piala Uber 2026 di Forum Horsens, Denmark, Sabtu 25 April 2026 malam WIB. Dilansir dari Medcom, poin krusial tersebut diraih melalui tunggal putri Thalita Ramadhani Wiryawan yang tampil di partai ketiga.
Thalita Ramadhani Wiryawan sukses menundukkan wakil Kanada, Wen Yu Zhang, dalam permainan dua gim langsung yang berakhir dengan skor 23-21 dan 21-10. Kemenangan pada laga debutnya ini sekaligus menjadi momentum kebangkitan bagi skuad Merah Putih setelah sebelumnya sempat berada dalam posisi tertekan.
Permainan yang ditampilkan Thalita menunjukkan ketenangan signifikan pada gim kedua, di mana ia tampil lebih agresif untuk mengunci keunggulan Indonesia. Pencapaian ini sekaligus memenuhi ambisi pribadi sang atlet yang telah lama menantikan kesempatan bertanding di ajang beregu paling bergengsi tersebut.
“Alhamdulillah saya bisa menang, bisa menyumbang poin untuk Indonesia dan sekarang berbalik unggul 2-1. Pastinya senang banget, excited juga. Saya dari dulu pengen banget main di Uber Cup dan tahun ini alhamdulillah bisa terpilih,” kata Thalita Ramadhani Wiryawan, Atlet Tunggal Putri.
Melalui hasil positif ini, Thalita menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi maksimal bagi tim nasional. Ia berharap kemenangan ini mampu menyuntikkan semangat dan dukungan moral kepada rekan setim lainnya yang akan bertanding di partai berikutnya.
“Pastinya saat masuk lapangan saya mau menunjukkan rasa semangat, pengen menang untuk kasih dukungan ke kak Putri juga kalau dia nggak sendiri karena kami di sini ada sebagai tim,” ujar Thalita Ramadhani Wiryawan.
Meskipun mampu menutup laga dengan kemenangan straight game, Thalita sempat menghadapi tantangan berat akibat rasa gugup pada awal pertandingan. Instruksi dari tim pelatih, Imam Tohari dan Eng Hian, menjadi faktor penentu dalam menjaga ritme permainan saat lawan mulai mengejar perolehan poin.
“Ada rasa gugup di gim pertama tapi saya bisa mengatasinya. Di gim kedua saat sudah memimpin 18-14, saya sempat mengendurkan permainan, banyak angkat bola sementara dia punya kelebihan di bola atas. Saat sudah terkejar, mas Imam Tohari dan koh Didi (Eng Hian) terus mengingatkan untuk banyak menurunkan bola lagi, dipercepat lagi mainnya,” pungkas Thalita Ramadhani Wiryawan.
Thalita tetap melakukan evaluasi mandiri terhadap performanya meski meraih hasil maksimal dalam debutnya di Uber Cup. Fokus utama perbaikan diarahkan pada aspek kestabilan performa dan konsentrasi di lapangan untuk menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·