Thermos Akui Cacat Desain, 8 Juta Wadah dan Botol Minum Ditarik dari Pasar

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

Produk berinsulasi umumnya digunakan untuk menyimpan makanan dan minuman dengan aman dan tahan lama. Namun, laporan terbaru menunjukkan adanya risiko cedera akibat cacat desain pada salah satu produk ternama.

Dilansir dari Oddity Central (4/5), kasus ini terjadi pada Thermos, perusahaan produsen produk berinsulasi. Botol minum Thermos dapat menahan suhu dingin atau panas dalam waktu lama karena ada lapisan pelindung khusus yang berfungsi menghambat perpindahan energi.

Thermos disebut menarik lebih dari 8 juta produk setelah menerima sejumlah laporan dari konsumen. Sekitar 27 orang mengaku mengalami luka robek setelah menggunakan wadah tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan laporan, masalah terjadi pada beberapa model dari wadah makanan Stainless King Food Jar dan Sportsman Beverage Bottle. Tutup wadah dilaporkan dapat terlepas secara tiba-tiba saat dibuka. Bahkan, tutup itu dapat terpental cukup kuat hingga berpotensi melukai pengguna.

Hal tersebut terjadi akibat tekanan yang berada dalam wadah. Jika makanan atau minuman disimpan dalam waktu lama, tekanan dapat meningkat. Saat tutup dibuka, tekanan tersebut akan keluar secara mendadak dan dapat menyebabkan tutup terlempar dengan kecepatan tinggi.

Berbeda dari wadah berinsulasi lain, model yang disebutkan sebelumnya tidak dilengkapi katup pelepas tekanan. Kondisi ini membuat tekanan dalam wadah tidak dapat dikurangi secara bertahap. Dari total 27 laporan, 3 konsumen di antaranya mengalami kehilangan penglihatan permanen.

Cedera tersebut terjadi akibat tutup yang terlempar dan mengenai area mata pengguna. Melalui pernyataan resminya, Thermos mengakui bahwa cacat desain tersebut dapat menyebabkan risiko cedera akibat benturan dan luka robek. Karena itu, perusahaan akhirnya menarik lebih dari 8 juta produk sebagai tanggapan atas laporan konsumen.

Menurut situs perusahaan, produk yang terkena penarikan sudah dijual sejak Maret 2008 hingga Juli 2024. Berbagai produk tersebut dapat ditemukan pada Target dan Walmart di Amerika Serikat. Selain itu, produk juga dijual secara daring melalui Amazon, Walmart.com, Target.com, dan Thermos.com.

Penarikan produk dilakukan sebagai langkah untuk mengurangi risiko dan memastikan keselamatan pengguna. Untuk saat ini, Thermos hanya memproses klaim ganti rugi dan penukaran produk bagi pelanggan yang terkena dampak di Amerika Serikat.

(adr/adr)