Sydney (ANTARA) - Tim peneliti berhasil menemukan dan memetakan lebih dari 1.000 terumbu karang yang belum dipetakan di Australia utara, secara signifikan memperluas habitat laut yang diketahui di wilayah tersebut.
Terumbu karang tersebut, yang membentang dari Houtman Abrolhos di Negara Bagian Australia Barat sampai ke bagian barat Cape York di Negara Bagian Queensland, hingga saat ini sebagian besar tidak terlihat dan juga terabaikan dalam perencanaan konservasi dan pengembangan, menurut pernyataan dari Institut Ilmu Kelautan Australia (Australian Institute of Marine Science/AIMS) yang dirilis pada Senin (20/4).
Proyek Marine and Coastal Hub, yang dipimpin oleh AIMS dalam kerja sama dengan Universitas Queensland, mengungkap terumbu karang yang biasanya tersembunyi di perairan yang kaya sedimen, menurut pernyataan itu. Disebutkan pula bahwa terumbu karang itu terungkap bukan melalui ekspedisi laut, tetapi melalui analisis citra satelit canggih.
Dengan menggabungkan sekitar 200 citra satelit dari area tersebut, tim itu menciptakan citra komposit, yang memungkinkan mereka untuk mengintip lebih jauh ke dalam kolom air dan memetakan terumbu karang, kata para peneliti.
Penelitian tersebut mengungkap bahwa Australia utara memiliki jumlah terumbu karang yang serupa dengan Great Barrier Reef, meskipun banyak di antaranya jauh lebih kecil, tutur Manajer Proyek AIMS e-Atlas Eric Lawrey.
"Ini adalah gugusan terumbu karang luas yang sebagian besar belum diketahui," kata Lawrey, seraya menambahkan bahwa terumbu karang tersebut, yang merupakan habitat bagi berbagai macam biota laut, mungkin sudah diketahui oleh penduduk setempat.
Sebelumnya, sebagian besar garis pantai Australia utara belum dipetakan. Pemetaan terbaik dapat ditemukan dalam peta laut, yang tidak membedakan antara terumbu karang dan terumbu berbatu karena peta tersebut hanya dirancang untuk memperingatkan kapal agar menjauh.
Tim tersebut memetakan dan mengklasifikasikan lebih dari 3.600 terumbu karang dan 2.900 terumbu berbatu, menciptakan gambaran komprehensif pertama tentang batas-batas terumbu karang di Australia utara, dengan kumpulan data akhir tersedia melalui portal data publik, memperkuat perlindungan ekosistem laut.
Pewarta: Xinhua
Editor: Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·