Tim SAR gabungan menemukan salah satu korban erupsi Gunung Dukono, Halmahera, Maluku Utara di area yang berdekatan dengan kawah gunung pada Sabtu (9/5) sekitar pukul 14.00 WIT.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan tertimbun material abu vulkanik akibat aktivitas erupsi yang masih berlangsung.
Saat ini, tim SAR gabungan masih berupaya melakukan proses evakuasi jenazah di tengah kondisi medan yang berbahaya dan hujan abu vulkanik yang terus mengguyur lokasi pencarian.
Korban yang ditemukan ini belum diketahui pasti identitasnya secara pasti. Namun Tim SAR masih berupaya evakuasi ke tempat aman.
Kepala SAR Ternate, Iwan Ramdani ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan satu korban berhasil ditemukan oleh tim SAR Gabungan. Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan setelah dilakukan penyisiran intensif di sekitar area terdampak erupsi.
"Korban sudah ditemukan. Namun identitas dan ciri-ciri korban masih belum diketahui secara pasti. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," jelasnya.
Iwan menjelaskan, proses pencarian dan evakuasi berlangsung sangat sulit karena aktivitas erupsi Gunung Dukono masih terjadi sewaktu-waktu, sehingga membahayakan keselamatan tim di lapangan.
“Selain medan ekstrem, jarak pandang yang terbatas akibat abu vulkanik juga membuat proses evakuasi berjalan lambat,” akunya.
Tim SAR gabungan disebut harus ekstra hati-hati untuk mengevakuasi korban dari area dekat kawah.
"Proses pencarian dan evakuasi sedikit terkendala cuaca dan kondisi di lokasi pencarian yang cukup berbahaya," katanya.
Hingga kini, tim SAR gabungan masih bertahan di lokasi untuk melanjutkan proses evakuasi serta memastikan kemungkinan adanya korban lain di sekitar kawasan erupsi Gunung Dukono.
Diketahui, ada tiga korban meninggal dalam tragedi ini. Dua di antaranya adalah WN Singapura dan satu WNI.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·