Tim nasional sepak bola Iran dipastikan tetap berpartisipasi dalam kompetisi Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat setelah bertolak ke Turki untuk menjalani pemusatan latihan pada pertengahan Mei ini, dilansir dari Detik Sport.
Kepastian tersebut sekaligus menepis kabar mengenai rencana mundurnya skuad berjuluk Singa Persia akibat eskalasi konflik dengan Israel dan Amerika Serikat, serta penutupan Selat Hormuz yang berdampak pada lonjakan harga minyak dunia.
Sebelumnya, ketidakpastian situasi ini sempat memunculkan usulan dari pemerintah Amerika Serikat untuk menggantikan posisi Iran dengan tim nasional Italia.
Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) kemudian menggelar pertemuan dengan FIFA untuk mengajukan sepuluh poin permintaan, yang salah satunya diyakini terkait dengan jaminan keamanan para pemain selama berada di Negeri Paman Sam.
"Insyaallah timnas kami main di Piala Dunia 2026, tanpa masalah dan bisa raih hasil terbaik," ujar Presiden Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) Mehdi Taj seperti dilansir dari Reuters.
Pihak otoritas sepak bola Iran menyambut baik respons positif dari federasi internasional mengenai poin-poin yang telah diajukan tersebut.
"Saya senang bahwa mereka mendengarkan 10 poin dari kami dan mereka menawarkan solusi untuk masing-masing poin tersebut," jelas Taj.
Langkah dan kesiapan tim dari Timur Tengah ini juga dikonfirmasi secara resmi oleh pihak manajemen tertinggi federasi sepak bola internasional.
"Kami telah mengadakan pertemuan yang sangat baik dan konstruktif bersama dengan Federasi Sepak Bola Iran. Kami bekerja sama dengan erat dan sangat menantikan untuk menyambut mereka di Piala Dunia," ujar Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom.
Berdasarkan jadwal kompetisi yang telah ditetapkan, Iran akan memainkan seluruh tiga pertandingan babak penyisihan grup mereka di Amerika Serikat dengan menghadapi Selandia Baru, Belgia, dan Mesir.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·