Prestasi gemilang diukir oleh tim nasional Mixed Martial Arts (MMA) Indonesia yang sukses membawa pulang total tujuh medali dari ajang MMA Asian Championships dan 2nd AMMA Youth Championships 2026 di Tashkent.
Dilansir dari detiksport melalui laporan bisnisia.id pada Rabu (27/5/2026), perolehan tersebut terdiri atas lima medali dari kategori senior dan dua medali dari kategori usia di bawah 18 tahun (U-18).
Satu-satunya medali emas untuk Indonesia dipersembahkan oleh petarung putri Novia Pesik yang turun di kelas Modern MMA 49 kg Women kategori senior.
Masih di kategori senior, tim Merah Putih juga mengamankan empat medali perunggu melalui Vallensia Fahira Hotmaulidi (Modern MMA 54 kg Women), Dwi Ani Retno Wulan (Traditional MMA 54 kg Women), Panca Julian Saputra (Traditional MMA 60 kg Men), dan Ananda Wahyu Setyo Prabowo (Traditional MMA 77 kg Men).
Sementara itu, pada kategori U-18, prestasi Indonesia dilengkapi dengan raihan satu medali perak oleh Lukas Oliver Lubis Sedlak di nomor U18 Traditional MMA 65 kg Boys serta satu medali perunggu oleh Manayra Maritza Hersianti Siagian di nomor U18 Modern MMA 50 kg Girls.
Secara keseluruhan, pencapaian ini menempatkan Indonesia di peringkat ke-7 dari total 23 negara Asia yang berpartisipasi dalam kejuaraan tersebut.
Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Tarung Campuran Indonesia (PB Pertacami), Tommy Paulus Hermawan, menegaskan bahwa hasil ini didapatkan berkat program pemusatan latihan yang terencana dan konsisten.
"Para atlet sudah berjuang dengan tampil prima di Tashkent. Kami melihat perkembangan yang sangat positif dari sisi performa dan teknik mereka," kata Tommy Paulus Hermawan, Ketua Umum PB Pertacami.
Peningkatan kualitas atlet Indonesia terlihat jelas pada kemampuan pertarungan bawah (grappling) serta kelancaran transisi dari teknik pukulan-tendangan (striking) menuju kuncian.
Keberhasilan di tingkat regional ini sekaligus menjadi modal penting bagi para atlet nasional untuk menghadapi kejuaraan multicabang internasional yang akan datang.
Tommy menambahkan bahwa ajang ini berfungsi sebagai jembatan penting untuk mengukur kesiapan fisik dan mental atlet menuju kompetisi yang lebih besar.
Beberapa atlet yang bersinar di ajang ini dipastikan mengamankan tiket untuk berlaga di Asian Games Nagoya yang dijadwalkan berlangsung pada 20-22 September 2026 di Jepang, serta ajang Asian Indoor and Martial Arts Games (AIMAG) di Riyadh, Arab Saudi, pada November mendatang.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·