Tinggalkan Gaji Rp 31 Juta Demi Jualan Makanan, Pria Ini Dicibir!

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

Keputusan seorang pria asal Malaysia meninggalkan pekerjaan kantoran bergaji tinggi demi membangun bisnis kuliner sendiri ternyata mengundang cibiran. Begini kisahnya.

Kisah tersebut viral setelah dibagikan secara anonim melalui grup Facebook dan mendapat banyak respons dari warganet. Dalam unggahannya, pria itu mengaku sebelumnya bekerja di bidang keuangan dengan penghasilan lebih dari RM7.000 (Rp 31 juta) per bulan.

Meski memiliki pekerjaan yang dianggap stabil dan menjanjikan, ia memilih keluar dari kantor untuk fokus menjalankan usaha makanan dan minuman bersama pasangannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, keputusan tersebut justru mendapat cibiran dari orang-orang di sekitarnya. Banyak yang menganggap ia menyia-nyiakan masa depan karena meninggalkan pekerjaan kantoran demi terjun ke bisnis makanan.

Tinggalkan Gaji Rp 31 Juta Demi Jualan Makanan, Pria Ini Dicibir!Tinggalkan Gaji Rp 31 Juta Demi Jualan Makanan, Pria Ini Dicibir! Foto: Ilustrasi AI Generated by Weird Kaya

Pria tersebut kemudian mempertanyakan mengapa pekerjaan di industri kuliner masih sering dipandang sebelah mata oleh masyarakat.

"Saya tidak mengerti kenapa bekerja di bidang F&B (kuliner) selalu dipandang rendah. Apa memang pekerjaan kantor dianggap lebih bergengsi daripada jualan makanan?" tulisnya.

Ia juga menceritakan bahwa keluarganya sudah lebih dari 20 tahun berjualan makanan di lapak pasar. Sejak kecil, dirinya terbiasa membantu orang tua berjualan dan tumbuh dengan rasa bangga terhadap usaha makanan milik keluarganya tersebut.

Meski begitu, ia mengaku keluarganya kerap dinilai negatif hanya karena tidak memiliki restoran besar atau kafe modern. Banyak orang menganggap pekerjaan berjualan makanan di pasar identik dengan kondisi ekonomi yang kurang baik.

Tinggalkan Gaji Rp 31 Juta Demi Jualan Makanan, Pria Ini Dicibir!Tinggalkan Gaji Rp 31 Juta Demi Jualan Makanan, Pria Ini Dicibir! Foto: Ilustrasi AI Generated by Weird Kaya

Padahal menurutnya, pekerjaan tersebut sudah menjadi sumber penghidupan keluarga selama bertahun-tahun. Pengalaman membantu orang tua itulah yang akhirnya membuat dirinya tertarik menekuni bisnis kuliner sejak muda.

Setelah menyelesaikan pendidikan di jurusan keuangan, ia sempat bekerja beberapa tahun di industri finansial. Akan tetapi, minatnya terhadap dunia makanan dan minuman tetap lebih besar dibanding pekerjaannya di kantor.

Meski bisnis kulinernya masih dalam tahap awal, pria itu mengaku lebih menikmati proses membangun usaha kulinernya sendiri. Ia juga merasa lebih dekat dengan pekerjaan yang memang sesuai dengan passion-nya.

Unggahan tersebut kemudian mendapat banyak dukungan dari netizen. Banyak yang menilai semua pekerjaan layak dihargai, termasuk bisnis makanan dan minuman.

"Tak ada yang hina dari berjualan makanan atau memulai usaha kuliner sendiri," dukung salah satu netizen.

Beberapa komentar juga menyebut bahwa pelaku usaha kuliner bahkan bisa memperoleh penghasilan lebih besar dibanding pekerja kantoran, jika bisnisnya berkembang dengan baik.

"Banyak yang tidak tahu bahwa omzet penjual makanan jauh lebih tinggi dari pegawai kantoran. Jadi jangan berkecil hati," sambung netizen lainnya.

Tak sedikit pula yang memuji keberanian pria tersebut dalam mengambil keputusan besar untuk mengejar usaha yang benar-benar ia sukai.


(sob/adr)