TNI AD Bangun Markas Brigif dan Yonif Baru di Ponorogo

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Kecamatan Pulung di Kabupaten Ponorogo bersiap menjadi pusat komando satuan tempur baru milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) melalui rencana pendirian markas Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) dan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP).

Pengembangan infrastruktur pertahanan tersebut memanfaatkan kawasan hutan wilayah KPH Madiun seluas 102 hektare, dengan pembagian 65 hektare untuk Yonif TP dan 37 hektare untuk Brigif TP. Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Rudy Saladin meninjau langsung calon lokasi di Pulung Merdiko pada Senin (25/5/2026).

Peninjauan tersebut menegaskan posisi Yonif TP Ponorogo sebagai batalyon ke-10 di Jawa Timur yang masuk dalam pembangunan tahap keempat. Sebelumnya, sembilan Yonif TP telah dialokasikan di Bangkalan, Mojokerto, Lamongan, Bojonegoro, Tulungagung, Nganjuk, Tuban, Sumenep, dan Pacitan.

“Kalau yang sudah-sudah, dampaknya bagi masyarakat luar biasa,” kata Rudy Saladin, Pangdam V/Brawijaya.

Satuan tempur baru ini dirancang memiliki peran ganda, yakni menjaga pertahanan wilayah sekaligus mendukung percepatan pembangunan daerah serta program ketahanan pangan nasional melalui keberadaan kompi-kompi khusus seperti kompi senapan, pertanian, peternakan, dan konstruksi.

“Akan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” terang Rudy Saladin, Pangdam V/Brawijaya.

Rencana pembangunan ini mendapat respons positif dari jajaran pemerintah daerah karena diproyeksikan mampu mendongkrak perekonomian di tingkat lokal.

"Juga berdampak pada perkembangan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat," ungkap Lisdyarita, Plt Bupati Ponorogo.

Lisdyarita memantau lokasi tersebut bersama Dandim Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra untuk mendampingi seluruh rangkaian kunjungan kerja dari pihak Kodam V/Brawijaya.