TNI AD Lantik 17.702 Prajurit Tamtama Baru Gelombang I Tahun 2026

Sedang Trending 41 menit yang lalu

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat melantik sebanyak 17.702 mantan siswa Pendidikan Pertama Tamtama Gelombang I Tahun Anggaran 2026 menjadi Prajurit Dua pada Jumat, 22 Mei 2026.

Para prajurit baru yang tersebar di berbagai Resimen Induk Daerah Militer seluruh Indonesia ini resmi melepas status sipil mereka untuk memperkuat pertahanan negara.

Berdasarkan data yang dihimpun, pelantikan di Rindam II/Sriwijaya meluluskan 1.583 personel, Rindam IX/Udayana melantik 1.407 personel, Rindam XV/Pattimura sebanyak 976 personel, dan Rindam XXII/Tambun Bungai meluluskan 314 prajurit.

Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa momen sakral ini menandai pembentukan kemampuan fisik dan mental para pemuda pilihan menjadi benteng pertahanan negara melalui skema latihan terpadu.

“Momentum pelantikan ini bukan akhir perjuangan, melainkan awal pengabdian yang masih panjang. Pelihara kehormatan diri, jaga nama baik satuan, dan buktikan bahwa kalian layak menjadi bagian dari kekuatan utama TNI Angkatan Darat,” amanat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang dibacakan oleh jajaran pimpinan upacara.

KSAD menambahkan bahwa kehadiran para Tamtama Remaja baru ini diproyeksikan untuk membawa energi segar yang sangat strategis bagi penguatan Batalion Teritorial Pembangunan.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menjelaskan bahwa keberhasilan para mantan siswa ini melewati proses pembentukan yang tidak mudah akan menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif.

“Para prajurit muda ini telah melewati proses pembentukan yang tidak mudah. Mereka ditempa untuk memiliki disiplin, mentalitas tangguh, jiwa korsa, serta kesiapan menghadapi dinamika tugas ke depan,” ujar Kolonel Inf Amrizal Nasution.

Dalam upacara di Rindam IX/Udayana, sejumlah prajurit seperti Prada Muhammad Aldino, Prada Aril Efendi, dan Prada Oswald Juventus Kaenube berhasil meraih penghargaan tertinggi dalam berbagai kategori penilaian dasar keprajuritan.

Dari wilayah Kalimantan, Panglima Kodam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin memproyeksikan para lulusan untuk menghadapi tantangan geografis khusus seperti kawasan hutan dan pedalaman.

“Momen ini sangat penting. Kita baru saja melepas 314 putra terbaik asuhan Rindam XXII/Tambun Bungai, bagian dari 17.000 prajurit baru se-Indonesia. Mereka disiapkan memiliki kesiapan fisik, mental, dan kemampuan teritorial yang mumpuni. Wilayah Kalimantan menuntut prajurit yang tidak hanya kuat bertempur, tetapi juga adaptif dan memahami betul karakter sosial budaya masyarakat setempat,” kata Mayjen TNI Zainul Arifin.

Mayjen TNI Zainul Arifin memaparkan bahwa para tamtama baru ini dibekali kemampuan teritorial untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam pembangunan infrastruktur fisik di daerah terpencil dan perbatasan.

“Mereka akan bersinergi penuh dengan pemerintah daerah untuk membangun infrastruktur fisik, sekaligus memperkokoh ketahanan wilayah dan semangat juang masyarakat. Inilah definisi sesungguhnya: prajurit pembangun sekaligus pelindung rakyat,” ungkap Mayjen TNI Zainul Arifin.

Para prajurit baru diinstruksikan untuk memanfaatkan kemajuan teknologi secara positif dan cepat beradaptasi dengan kearifan lokal di tempat penugasan mereka masing-masing.

“Kalian adalah wajah TNI di mata masyarakat. Saat terjun ke Batalyon Teritorial Pembangunan, jadilah solusi atas setiap kesulitan yang dihadapi rakyat di tempat tugas masing-masing,” tegas Mayjen TNI Zainul Arifin.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan turut memberikan apresiasi tinggi atas lahirnya generasi prajurit baru yang akan mengemban tugas kedinasan tersebut.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengucapkan selamat kepada seluruh prajurit yang baru dilantik. Semoga amanah yang diemban dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan semangat pengabdian kepada bangsa serta negara,” kata Adi Santoso selaku Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Provinsi Kalsel.

Pelantikan ini juga dihadiri oleh pihak keluarga, termasuk salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Singkil yang menghadiri upacara penutupan di wilayah Aceh Besar.

“Salah satu Anggota Prajurit TNI-AD Putra Daerah Kabupaten Aceh Singkil, Desa Lipat Kajang Kecamatan Simpang Kanan. Prada. Muhammad Raziqin anak dari Sahman Gurinci Anggota DPRK Aceh Singkil Fraksi Partai NasDem, lengkap dengan selempang tanda kelulusan sebagai bentuk penghargaan atas keberhasilannya menyelesaikan pendidikan pertama tamtama infanteri. Momentum ini menjadi langkah awal bagi para prajurit muda untuk mengemban tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara,” kata Sahman Gurinci.

Prosesi pelantikan diakhiri dengan demonstrasi keterampilan militer dan penempatan para prajurit baru ke satuan tugas masing-masing.