Toni Kroos Sebut Kekalahan Real Madrid Cerminan Masalah Internal

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Mantan penggawa Real Madrid, Toni Kroos, memberikan kritik tajam atas kekalahan Los Blancos dalam laga El Clasico melawan Barcelona di Camp Nou pada Senin (11/5/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut memastikan gelar juara La Liga bagi Barcelona sekaligus mengungkap keretakan di ruang ganti Madrid, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.

Kekalahan dua gol tanpa balas tersebut terjadi di tengah laporan adanya ketidakharmonisan antar pemain di kubu Madrid. Salah satu insiden yang mencuat sebelum pertandingan adalah perselisihan fisik yang melibatkan Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde di internal skuad.

Kroos berpendapat bahwa performa di atas lapangan merupakan imbas langsung dari kondisi psikologis tim yang sedang tidak stabil. Ia merasakan adanya aura kegagalan yang sudah menyelimuti tim bahkan sebelum wasit memulai jalannya pertandingan penting tersebut.

"Hasil di lapangan mencerminkan suasana buruk di dalam skuad," ujar Kroos.

Analisis mendalam dilakukan oleh pria berkebangsaan Jerman ini terhadap mentalitas para pemain Real Madrid saat menghadapi rival abadi mereka. Menurutnya, motivasi tinggi untuk memenangkan laga bergengsi tidak akan memberikan dampak maksimal jika fondasi kepercayaan di dalam tim sudah runtuh.

"Mungkin mereka termotivasi untuk memenangi El Clasico, tapi itu tidak cukup. Sebelum kick off, rasanya kekalahan seperti sudah di depan mata. Saya rasa mereka sudah menerima hasil ini sejak awal," kata Kroos.

Pria yang menghabiskan sebagian besar kariernya di Madrid ini juga mengamati dinamika pertandingan pada paruh kedua. Meski performa tim sempat menunjukkan sedikit perlawanan, namun ia tidak melihat adanya momentum kebangkitan yang signifikan untuk mengubah skor.

"Babak kedua lebih seimbang, tapi saya tidak melihat ada sesuatu yang menentukan. Sederhananya, selamat buat Barca," kata Kroos.