Top 11 The Icon Indonesia SCTV Diwarnai Standing Ovation 4 Juri, Felicia dan Sheera Tampil Prima

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jadi intinya...

  • Felicia Tangerang dan Sheera Bali meraih standing ovation dari seluruh juri di babak Top 11 The Icon Indonesia.
  • Juri memuji Felicia atas kematangan skill vokal dan Sheera atas karakter unik serta musikalitasnya yang beragam.
  • The Icon Indonesia adalah ajang pencarian bakat SCTV dan Vidio yang mencari ikon musik pop masa depan dengan juri papan atas.

Liputan6.com, Jakarta - Top 11 The Icon Indonesia menampilkan para judges lintas generasi dari Ahmad Dhani, Titi DJ, Afgan, hingga Ardhito Pramono. Suasana makin hangat lantaran Top 11 Final dibuka penampilan Felicia Tangerang dengan “Harus Terpisah” yang dipopulerkan Cakra Khan. Keempat judges memberi standing ovation untuk performa Felicia Tangerang yang penuh penjiwaan sekaligus powerful.

“Kamu membuka panggung malam ini dengan wow dan luar biasa. Setiap lagu yang kamu bawakan selalu enak didengar dengan ornamen-ornamen yang kamu beri di setiap lagu makin membuat lagu tersebut indah,” Titi DJ menyanjung Felicia Tangerang. “Kamu selalu memberikan penampilan yang memukau di tiap minggu. Menurut saya skill kamu sudah matang banget,” Afgan menambahkan.

Yang juga mencuri perhatian, Sheera (Bali). Menghangatkan panggung dengan hit lawas Kotak, “Pelan Pelan Saja,” Sheera juga beroleh standing ovation dari empat juri. “Pelan-Pelan Saja” bahkan dirujuk Titi DJ sebagai penampilan terbaik Sheera selama di panggung The Icon Indonesia.

Ada banyak penampilan atraktif dalam babak Top 11 The Icon Indonesia di Jakarta, 25 Mei 2026. Alvian (Ambon) melantun “Panah Asmara” hit lawas Chrisye yang direkam ulang Afgan. Terang-terangan, Afgan menyebut Alvian menikmati betul lagu “Panah Asmara” dan berhasil jadi diri sendiri.

Aisyah (Jakarta) membawakan soundtrack film Jumbo, “Selalu Ada Di Nadimu” dari BCL. Para judges menilai Aisyah sebenarnya bisa tampil maksimal dengan strategi latihan lebih matang, terutama saat menyanyikan kembali lagu dengan tingkat kesulitan tinggi seperti ini.

Perjalanan The Icon Indonesia Menuju Puncak

Sorotan lain datang dari Diva asal Semarang yang melantun ulang salah satu hit sang diva Krisdayanti, “Mahadaya Cinta” dari album fenomenal Cahaya (2004). Judges memberi sanjungan dan catatan kritis untuk Diva, semalam.

“Meskipun di lagu ini ada nada-nada yang perlu dikuasai dengan baik, tapi kamu berhasil menguasai nada tersebut. Saya juga kagum dengan penampilan kamu malam ini meski tidak powerful tapi menarik banget dengan adanya nada-nada baru yang kamu nyanyiin,” kata Titi DJ.

Babak Top 11 The Icon Indonesia: Persaingan Ketat

Pujian lain datang dari Ahmad Dhani. “Suara kamu ini sudah komersil. Jadi menyanyikan lagu apa saja sudah enak didengar tanpa perlu banyak tambahan teknik,” demikian kibordis Dewa 19 mengapresiasi performa Diva.

Penampilan para peserta The Icon Indonesia makin tajam. Persaingan pun memanas. Di pengujung kompetisi, ada sejumlah finalis yang terpaksa berada di zona merah. Mereka yakni Aisyah (Jakarta), Silvia (Bandung), dan Queen (Ambon).

Felicia Tangerang Pukau Juri dengan 'Harus Terpisah'

Sementara finalis lain dipastikan aman dan berhak melaju ke The Icon Indonesia babak selanjutnya. Keempat judges sepakat menyelamatkan Queen (Ambon) dan Silvia (Bandung) untuk melanjutkan perjalanan ke babak selanjutnya.

Dengan demikian, Aisyah (Jakarta) tersingkir. Anda dapat terus mendukung finalis favorit dengan memberi virtual gift melalui aplikasi Vidio. Saksikan Top 10 Final The Icon Indonesia, Selasa, 2 Juni 2026, live pukul 21.15 WIB, hanya di SCTV!

Saksikan Sinetron Istiqomah Cinta Episode Selasa 26 Mei Pukul 18.15 WIB di SCTV