Torino Tahan Imbang Inter Milan Lewat Performa Gemilang Lini Kedua

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Torino berhasil memaksakan hasil imbang 2-2 saat menjamu Inter Milan dalam laga lanjutan Serie A di Stadion Olimpico Grande Torino pada Minggu (26/4/2026). Performa impresif pada babak kedua menjadi kunci keberhasilan Granata menggagalkan kemenangan tim tamu.

Kebangkitan Torino didorong oleh penampilan cemerlang Giovanni Simeone yang mencatatkan gol kesepuluhnya musim ini. Selain mencetak gol, Simeone dinilai memberikan kontribusi besar bagi permainan tim secara keseluruhan menurut penilaian pascapertandingan dari OneFootball.

Pelatih Torino, Roberto D'Aversa, mendapat sorotan positif atas keputusannya dalam melakukan pergantian pemain. Meski timnya sempat tampil pasif pada paruh pertama, penyesuaian taktik di babak kedua terbukti efektif mengubah jalannya pertandingan.

Rapor Pemain Torino vs Inter MilanPemainNilaiCatatan Performa
Giovanni Simeone7,5Mencetak gol ke-10 musim ini dan tampil dominan.
Nikola Vlasic7Tenang dalam mengeksekusi penalti dan pemberi assist.
Ismajli7Pilar pertahanan kokoh, terutama di menit akhir.
Njie7Masuk sebagai pengganti dan mengubah alur permainan.
Paleari6,5Melakukan dua penyelamatan krusial di babak kedua.
Ilkhan6,5Memberikan assist untuk gol Simeone.
Obrador6,5Meningkat secara signifikan di babak kedua.
Marianucci6,5Tampil solid di lini belakang saat masuk sebagai pengganti.
Ebosse6Sempat melakukan kesalahan awal namun membaik di akhir laga.
Lazaro6Membuat pergerakan bagus sebelum ditarik keluar karena cedera.
Gineitis5,5Kesulitan pada babak pertama dan banyak melakukan kesalahan.
Adams5,5Tampil anonim dan tim membaik setelah dirinya diganti.
Coco5Performa negatif dengan banyak kesalahan umpan.

Kiper Paleari sempat dianggap bersalah pada proses gol pertama Inter, namun ia berhasil menebus kesalahan tersebut dengan penyelamatan penting di babak kedua. Sementara itu, lini pertahanan yang dipimpin Ismajli sukses meredam tekanan Inter saat tim tamu berupaya mengincar gol kemenangan di menit-menit akhir.

D'Aversa mendapatkan nilai tujuh karena kemampuannya memotivasi tim di ruang ganti. Setelah babak pertama yang lesu, Torino menunjukkan kemauan keras untuk bangkit hingga akhirnya berhasil meraih poin di depan pendukung sendiri.