Torino bermain imbang tanpa gol melawan Sassuolo dalam pertandingan pekan ke-36 Serie A di Stadion Olimpico Grande Torino pada Jumat, 8 Mei 2026 pukul 20.45 waktu setempat. Hasil ini membuat Torino tertahan di posisi ke-13, sementara Sassuolo tetap bersaing di peringkat ke-9 klasemen.
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal dengan sejumlah peluang emas yang gagal dikonversi menjadi gol oleh kedua tim. Penyerang muda Torino, Alieu Njie, tercatat dua kali mengancam gawang Sassuolo melalui sundulan, namun bola membentur mistar gawang dan melambung di atas garis gawang Boris Radunovic.
Sassuolo juga memberikan perlawanan melalui aksi Andrea Pinamonti dan Armand Laurienté yang beberapa kali memaksa kiper Torino, Paleari, melakukan penyelamatan penting. Hingga wasit Simone Galipò meniup peluit panjang, skor kacamata tetap bertahan bagi kedua kesebelasan yang dilaporkan oleh sport.virgilio.it.
Pelatih Torino, Roberto D'Aversa, memberikan apresiasi terhadap perjuangan anak asuhnya dalam menghadapi tim tamu. Mantan pelatih Empoli tersebut menyoroti perkembangan tim sejak masa kepemimpinannya dimulai.
"Abbiamo uno stimolo molto importante: quello del derby. Abbiamo fatto un percorso importante, eravamo a tre punti dalla zona retrocessione ma siamo stati bravi con i ragazzi a uscirne. Nel calcio bisogna ragionare sul presente e sul futuro: dobbiamo cercare di finire in bellezza e non buttare via quello che abbiamo fatto in questo periodo. Ognuno di noi deve cercare di trovare le proprie motivazioni da mettere a servizio della squadra" kata Roberto D'Aversa, Pelatih Torino.
D'Aversa juga menekankan pentingnya ambisi untuk terus meningkatkan performa tim demi memuaskan para pendukung Granata. Ia merasa para pemain telah menunjukkan dedikasi yang tinggi selama sesi latihan harian.
"I tifosi sicuramente hanno apprezzato quello che abbiamo fatto, però siamo ambiziosi, non ci accontentiamo di quello che abbiamo fatto ma dobbiamo cercare di finire bene il nostro percorso. Dobbiamo avere l‘ambitione di cercare di migliorare. I ragazzi da quando sono arrivato non mi hanno mai deluso dal punto di vista del quotidiano. Il club ha fatto una scelta iniziale e per quello che dovevamo fare penso che l’obiettivo siamo riusciti a raggiungerlo. Radice era un allenatore carismatico, curava molto i rapporti umani. Era una persona con ottime intuizioni, era un allenatore completo" ujar Roberto D'Aversa, Pelatih Torino.
Berikut adalah catatan kepemimpinan wasit Simone Galipò sepanjang musim 2025/2026 yang dilansir dari sport.virgilio.it:
| 16-08-2025 | Coppa Italia | Como-Südtirol | 3-1 |
| 31-08-2025 | Serie B | Bari-Monza | 1-1 |
| 21-09-2025 | Serie B | Calcio Padova-Virtus Entella | 2-1 |
| 01-10-2025 | Serie B | Carrarese-Modena | 0-0 |
| 19-10-2025 | Serie B | Catanzaro-Calcio Padova | 0-1 |
| 28-10-2025 | Serie B | Frosinone-Virtus Entella | 4-0 |
| 08-11-2025 | Serie B | Empoli-Catanzaro | 1-0 |
| 29-11-2025 | Serie B | Reggiana-Frosinone | 0-1 |
| 13-12-2025 | Serie B | Venezia-Monza | 2-0 |
Pertandingan ini juga diwarnai dengan satu kartu kuning yang dikeluarkan wasit untuk pemain Sassuolo, Lipani, pada menit ke-38 akibat pelanggaran di lini tengah. Torino selanjutnya akan mempersiapkan diri menghadapi laga berikutnya untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen akhir.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·