Tottenham Hotspur Cari Psikolog Tim Guna Hindari Zona Degradasi

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Tottenham Hotspur kini berjuang keluar dari zona degradasi Liga Inggris setelah menempati peringkat ke-18 hingga pekan ke-33 musim 2026. Klub asal London Utara tersebut belum mencatatkan satu pun kemenangan sepanjang tahun ini di bawah asuhan pelatih Roberto De Zerbi.

Kondisi mental skuad menjadi perhatian utama manajemen setelah Tottenham gagal mempertahankan keunggulan dan ditahan imbang 2-2 oleh Brighton & Hove Albion pada Sabtu, 18 April 2026. Hasil itu membuat The Lilywhites mengoleksi 31 poin, tertinggal dua angka dari West Ham United yang berada di zona aman.

Melansir laporan Bola.com, manajemen Tottenham secara resmi membuka lowongan kerja untuk posisi Psikolog Performa guna membangun lingkungan kelas dunia bagi tim utama putra dan putri. Langkah ini diambil untuk mengurangi beban mental pemain yang tampak sangat terpukul di lapangan, seperti yang ditunjukkan gelandang Xavi Simons seusai laga kontra Brighton.

"Tottenham Hotspur berkomitmen membangun lingkungan performa kelas dunia untuk tim utama putra. Sebagai bagian dari ambisi ini, kami mencari Psikolog Performa (Performance Psychologist) yang luar biasa untuk bergabung dengan tim performa kami. Ini adalah peran dengan dampak besar yang akan berada langsung di lingkungan tim utama di pusat latihan Hotspur Way," bunyi pernyataan resmi klub yang dikutip Bola.com.

Klub menekankan bahwa peran ini melibatkan pemberian dukungan psikologis berbasis bukti bagi pemain profesional elite serta pengembangan budaya performa. Lowongan tersebut mencari praktisi yang mampu menjaga kerahasiaan dan membangun kepercayaan tinggi di lingkungan Premier League.

"Bekerja sebagai bagian dari tim multidisiplin, Anda akan memimpin pemberian dukungan psikologis berbasis bukti kepada pemain profesional elite. Peran ini mencakup dukungan individu pemain, kerja sistemik bersama staf pelatih dan performa, serta pengembangan berkelanjutan budaya performa yang berbasis pemahaman psikologis di seluruh tim," lanjut pengumuman Tottenham Hotspur.

Kebutuhan akan pendampingan mental ini sejalan dengan kekhawatiran pelatih Roberto De Zerbi mengenai tekanan yang dihadapi anak asuhnya. Dilansir dari sport.detik.com, De Zerbi menilai satu kemenangan saat melawan Wolverhampton Wanderers pada Sabtu, 25 April 2026, akan menjadi titik balik kepercayaan diri tim.

"Saya melihat pemain-pemain bagus, orang-orang baik, pemain-pemain serius dan mereka mengikuti saya. Mereka percaya pada kata-kata saya karena saya bisa melihatnya dari tatapan mata para pemain," ujar Roberto De Zerbi melalui laporan ESPN.

Manajer asal Italia tersebut mengakui bahwa bermain dalam tekanan zona degradasi sangat menyulitkan bagi para penggawa Tottenham. Namun, ia menuntut para pemain untuk lebih kuat dalam menghadapi sisa kompetisi musim ini.

"Kami menderita, mereka menderita karena tidak mudah bermain di Tottenham dalam posisi klasemen seperti ini. Tetapi saya katakan mereka harus lebih kuat dan mereka harus berjuang untuk menang," tegas De Zerbi.

Eks pelatih Brighton itu berharap semangat kemenangan bisa tertanam dalam keseharian skuadnya sebelum laga krusial dimulai. Ia meyakini kemenangan perdana di tahun 2026 akan memberikan dampak psikologis yang masif bagi seluruh elemen tim.

"Kita harus menjalani setiap bagian hari ini dengan menantikan kemenangan dan mempersiapkan diri untuk menang. Sebab saya merasa satu kemenangan bisa mengubah segalanya," kata De Zerbi menambahkan.

Persaingan di papan bawah klasemen semakin memanas menyusul kemenangan telak Nottingham Forest 5-0 atas Sunderland pada Jumat malam waktu setempat. Berdasarkan data Inilah.com, Forest kini menjauh dari zona merah dengan 39 poin, sementara Tottenham harus bersaing ketat dengan West Ham United untuk menghindari tiket degradasi terakhir ke EFL Championship musim depan.