TransJakarta Minta Maaf Atas Kendala Sistem Pesan Kursi Royaltrans

Sedang Trending 4 hari yang lalu

PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang muncul pada hari pertama penerapan sistem wajib pesan kursi (booking seat) bagi layanan bus premium Royaltrans pada Rabu (15/4/2026).

Langkah ini diambil manajemen setelah operasional sistem baru tersebut memicu gelombang protes dari warga yang menilai mekanisme pemesanan belum kondusif serta minimnya sosialisasi awal. Sebagaimana dilansir dari Detikcom, sejumlah pengguna mengeluhkan keterlambatan armada bus yang memperburuk situasi di lapangan.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, memberikan penjelasan mengenai tujuan utama pengenalan fitur digital tersebut bagi para komuter di ibu kota.

"Implementasi sistem booking seat merupakan inovasi untuk memberikan kepastian tempat duduk serta pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, pasti, dan terencana bagi pelanggan," kata Ayu Wardhani, Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta.

Ayu menambahkan bahwa TransJakarta tengah menjalankan perbaikan teknis guna menjamin ketersediaan kursi bagi penumpang yang ingin memesan langsung pada hari keberangkatan. Sistem saat ini memungkinkan pengguna melakukan reservasi melalui aplikasi resmi TransJakarta mulai dari tujuh hari (H-7) sebelum jadwal perjalanan.

Untuk meningkatkan transparansi, pihak manajemen juga memperbarui informasi mengenai sisa kuota kursi secara berkala melalui media sosial dan aplikasi seluler. Petugas lapangan telah dikerahkan untuk memberikan panduan langsung kepada para pelanggan yang masih kesulitan beradaptasi dengan prosedur pemesanan tiket digital ini.

Saat ini, TransJakarta menyatakan komitmennya untuk terus memantau efektivitas sistem baru tersebut berdasarkan masukan dari masyarakat pengguna layanan Royaltrans.