Kiev (ANTARA) - Rusia melancarkan serangan besar-besaran terhadap Ukraina pada Sabtu (25/4) malam, menewaskan sedikitnya tujuh orang dan melukai lebih dari 50 lainnya, menurut pihak berwenang Ukraina.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan serangan tersebut melibatkan drone, rudal jelajah, dan rudal balistik, dengan korban dilaporkan di empat daerah.
Kota Dnipro menjadi target utama. Menurut Gubernur Dnipropetrovsk Oleksandr Ganzha, lima orang tewas dan 46 lainnya terluka dalam serangan yang berlangsung selama lebih dari 10 jam.
Tim-tim darurat masih melanjutkan operasi penyelamatan di Dnipro hingga Sabtu pagi waktu setempat.
Menurut Administrasi Militer Regional Chernihiv, di Kota Nizhyn di utara, dua pria tewas dalam serangan yang melibatkan drone dan sebuah rudal balistik.
Angkatan Udara Ukraina mengatakan pertahanan udara berhasil mencegat sebagian besar senjata Rusia. Namun, 13 rudal dan 36 drone menghantam 23 lokasi.
Pada hari yang sama, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pasukannya menyerang target industri militer dan energi di Ukraina pada malam hingga dini hari.
Pewarta: Xinhua
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·