UEA Cegat Serangan Rudal dan Drone Iran di Wilayah Udara

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Sistem pertahanan udara Uni Emirat Arab (UEA) berhasil melumpuhkan rentetan serangan udara berupa rudal balistik dan pesawat tanpa awak yang diluncurkan dari wilayah Iran pada Jumat (8/5). Insiden ini mengakibatkan sedikitnya tiga orang mengalami luka-luka di tengah eskalasi konflik regional.

Dilansir dari Detikcom, Kementerian Pertahanan UEA mengonfirmasi pencegatan dua rudal balistik dan tiga drone pada Jumat (8/5) melalui pernyataan resmi di media sosial X. Otoritas setempat menyatakan para korban luka saat ini dalam kondisi sedang, meski detail lokasi kejadian tidak dirinci ke publik.

Peringatan tanggap ancaman telah dirilis pemerintah UEA sejak Jumat pukul 06.43 waktu setempat. Dalam instruksi tersebut, warga diminta tetap berada di lokasi aman sembari memantau pembaruan informasi dari saluran resmi pemerintah untuk menghindari dampak lebih lanjut dari serangan udara tersebut.

Ketegangan di kawasan Teluk ini merupakan kelanjutan dari rangkaian serangan yang dipicu oleh pecahnya perang sejak 28 Februari lalu. Sejak periode tersebut, UEA tercatat telah menangkis total 551 rudal balistik, 29 rudal jelajah, dan 2.263 unit drone yang masuk ke wilayah kedaulatan mereka.

Data otoritas UEA menunjukkan dampak kumulatif konflik ini telah menelan korban jiwa, termasuk dua personel militer UEA, satu kontraktor sipil asal Maroko, dan 10 warga sipil. Secara keseluruhan, tercatat sebanyak 230 orang menderita luka-luka akibat rangkaian gempuran yang dituduhkan kepada pihak Teheran.

Meskipun sempat ada gencatan senjata yang dimediasi Pakistan pada 8 April, situasi kembali memanas setelah serangan baru pada Senin (4/5). Pemerintah di Abu Dhabi menyebut tindakan tersebut sebagai langkah yang mengancam stabilitas keamanan nasional mereka.

"eskalasi berbahaya" kata Otoritas Abu Dhabi.

Pihak berwenang UEA menegaskan bahwa negara tersebut memiliki hak penuh untuk melakukan tindakan balasan atas gangguan kedaulatan tersebut. Di sisi lain, pemerintah Iran memberikan pernyataan resmi terkait tuduhan keterlibatan militer mereka dalam operasi udara di wilayah UEA baru-baru ini.

Iran telah membantah pasukan militernya terlibat dalam serangan di UEA tersebut.