UICI Siap Lahirkan Gagasan Besar untuk Indonesia Sejahtera 2045

Sedang Trending 4 jam yang lalu

Rektor Universitas Insan Cita Indonesia, Prof. Asep Saefuddin, mengatakan, melalui webinar ini menjadi langkah awal dalam menghimpun gagasan dan pemikiran strategis dari berbagai kalangan. Mulai dari akademisi, cendekiawan, dan masyarakat untuk mendukung agenda pembangunan nasional jangka panjang.

"Terima kasih telah memberikan kepercayaan penuh kepada UICI untuk menjadi pemantik pertama ya untuk dalam rangka 'Road to Rembuk Ekonomi Nasional' yang diharapkan menuju Indonesia Sejahtera 2045,” ujar Asep dalam sambutannya dalam webinar bertajuk ‘Road To Rembuk Ekonomi Nasional’ pada Jumat malam, 5 Juni 2026.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi ICMI dengan berbagai kampus di Indonesia yang diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi kebijakan bagi kemajuan bangsa.

Asep menegaskan, UICI siap mendukung berbagai agenda lanjutan yang akan digelar ICMI. Kesamaan semangat antara insan cita dan insan cendekia dinilai menjadi fondasi kuat untuk terus menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Ia juga mendorong agar kegiatan pendidikan dan pemberdayaan tidak hanya berlangsung di lingkungan perguruan tinggi, tetapi juga menjangkau masjid sebagai pusat pembelajaran umat.

Atas dasar itu, kata Asep, UICI telah menjalin kerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) guna membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi para aktivis masjid di berbagai daerah.

“Kami pun sudah bekerja sama dengan DMI, Dewan Masjid Indonesia agar para aktivis masjid itu bisa belajar di UICI karena tidak perlu ke Jakarta,” jelasnya.

Selain itu, Asep mengusulkan adanya kolaborasi antara UICI dan ICMI dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan masjid melalui program pendidikan dan pengembangan kompetensi bagi para pengurus maupun marbot.

Menurutnya, penguatan kualitas SDM berbasis komunitas keagamaan akan menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong kemajuan ekonomi nasional yang lebih berkualitas.

Ke depan, Asep berharap rangkaian rembuk ekonomi yang digagas ICMI tidak hanya menjangkau peserta di dalam negeri, tetapi juga berkembang menjadi forum internasional dengan melibatkan kampus-kampus di kawasan ASEAN, Timur Tengah, hingga negara-negara Barat.

“Rembuk ekonomi nasional menuju Indonesia sejahtera 2045, insya Allah kita bisa. ICMI akan banyak memberikan kontribusi signifikan terhadap bangsa dan negara Indonesia ini,” pungkasnya.rmol news logo article