UIN Walisongo Semarang DO Mahasiswa yang Gadaikan 40 Motor untuk Open BO

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Ibra Maulana Ibrohim (23), mahasiswa kampus negeri di Semarang tersangka penggelapan puluhan sepeda motor. Foto: Dok. Istimewa

Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang merespons kasus penggelapan 40 motor yang dilakukan oleh mahasiswanya bernama Ibra Maulana Ibrohim (23). Ibra kini telah dijatuhi sanksi drop out (DO) atau diberhentikan secara tidak hormat sebagai mahasiswa UIN Walisongo.

Sanksi ini berdasarkan Keputusan Rektor Nomor 648 Tahun 2024 Bab V tentang Tata Tertib Mahasiswa poin D.

"Iya, benar. Yang bersangkutan telah resmi di-DO karena melakukan pelanggaran etika berat," kata Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UIN Walisongo Semarang, Umul Baroroh melalui keterangan tertulis, Rabu (10/6).

Selain itu, Ibra juga sudah tidak pernah membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama dua semester berturut-turut dan tidak aktif berkuliah selama empat semester.

Ibra Maulana Ibrohim (23), mahasiswa kampus negeri di Semarang tersangka penggelapan puluhan sepeda motor. Foto: Dok. Istimewa

"Kasus ini mencuat setelah ada laporan dari mahasiswa yang menjadi korban penggelapan motor ke pihak kepolisian dan diteruskan ke kampus. Kami langsung menindaklanjutinya dengan membentuk tim khusus," jelas Baroroh.

Berkaca dari kasus ini, kampus meminta seluruh mahasiswa untuk tetap menjaga integritas moral dan tidak terjebak dalam gaya hidup yang konsumtif.

"Preventifnya, kami akan menggencarkan sosialisasi agar mahasiswa tidak mengejar gaya hidup secara berlebihan sampai menghalalkan segala cara," tegasnya.

Pihaknya juga menyerahkan seluruh proses hukum terkait tindak pidana penggelapan ini kepada pihak kepolisian dan mendukung penegakan keadilan bagi para korban.

"Kami juga meminta seluruh civitas akademika untuk berani melapor kepada pihak kampus jika melihat adanya kemungkaran atau sesuatu yang tidak beres dan melanggar hukum. Jangan didiamkan atau ditutup-tutupi agar korban tidak semakin bertambah," kata Baroroh.