Nilai tersebut terdiri dari transaksi retail sebesar Rp1,8 miliar dan potensi business matching mencapai Rp8,8 miliar.
Keikutsertaan Pertamina dalam pameran tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat rantai pasok nasional sekaligus memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM.
Dalam ajang itu, Pertamina juga meraih penghargaan sebagai perusahaan dengan transaksi buyer potensial terbanyak.
Sebanyak lima UMKM binaan Pertamina yang ikut dalam pameran yakni Agrominafiber, Meraki Cipta Rasa, Novio Fresh, Rendang Gadih, dan Otrahum mendapat perhatian besar dari buyer maupun pengunjung.
Produk yang inovatif dan memiliki kualitas dinilai menjadi faktor utama yang membuat UMKM binaan Pertamina mampu bersaing di pasar nasional.
Selain mengikuti pameran, Pertamina juga memfasilitasi enam UMKM binaan mengikuti sesi business matching dengan buyer potensial dari sektor pemerintah, BUMN, dan swasta.
Keenam UMKM tersebut yakni Glory Nine Degrees, Sambal Ning Niniek, Cangcomak, Sanrah Food, Miniesq, dan Sambal Lauk Mak Fau.
“Kami berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang tidak hanya meningkatkan kapasitas UMKM, tetapi juga membuka akses pasar dan peluang kolaborasi yang lebih luas," kata Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron dalam keterangannya, Senin, 11 Mei 2026.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh UMKM Agrominafiber dan Rendang Gadih sebagai langkah pengembangan usaha.
Owner Rendang Gadih, Brigita Lydia Syahniva mengaku dukungan Pertamina memberi dampak nyata terhadap peningkatan kepercayaan pasar dan pengembangan bisnis usahanya.
“Melalui pendampingan Pertamina, kami mendapatkan banyak peluang untuk memperluas pasar dan membangun jejaring bisnis yang lebih besar. Kehadiran di Inabuyer menjadi momentum penting bagi UMKM kami untuk semakin dikenal dan dipercaya oleh buyer dari berbagai sektor,” ujar Brigita. 
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·