Gelar juara Super League 2025/2026 kini berada di depan mata Persib Bandung. Kendati demikian, Umuh Muchtar memberikan peringatan keras agar skuad Maung Bandung tidak terlena dengan situasi saat ini.
Kemenangan dramatis dengan skor 2-1 di markas PSM Makassar pada pekan ke-33 mendekatkan Persib dengan trofi juara. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, pada Minggu (17/5/2026), dilansir dari Detik Sport.
Hasil positif tersebut membuat Persib Bandung kokoh di puncak klasemen dengan raihan 78 poin. Tim asuhan Bojan Hodak ini sekarang memimpin dengan selisih dua angka dari Borneo FC Samarinda yang membayangi di peringkat kedua.
Persib Bandung kini hanya memerlukan hasil imbang dalam pertandingan terakhir melawan Persijap Jepara untuk mengunci gelar juara musim ini. Walaupun peluang mengunci takhta sangat besar, Umuh Muchtar mendesak agar seluruh tim tetap menjaga fokus.
"Saya juga bilang sama para pemain semua, jangan dulu euforia, karena kita belum selesai. Walaupun ini sudah 99 persen, karena kami masih ada tanda berbahaya. Tanda berbahaya kalau kami kalah itu sangat fatal ya," kata Umuh Muchtar, dikutip dari detikJabar.
Umuh Muchtar menegaskan bahwa Persib Bandung wajib mengincar poin penuh saat menjamu Persijap Jepara. Dirinya menolak rencana tim untuk bermain aman demi mengejar hasil seri semata.
"Kalau draw sudah tidak ada masalah, tapi saya tidak mengharapkan pun juga draw. Tetap harus dilibas, dan tetap anak-anak harus memberikan permainan yang luar biasa dan enak ditonton sama Bobotoh," ujarnya menambahkan.
Satu poin tambahan melawan Persijap Jepara akan membawa Persib Bandung mengukir sejarah baru di kancah sepak bola nasional. Maung Bandung berpeluang menjadi klub Indonesia pertama yang mengamankan tiga gelar juara liga secara berturut-turut.
Atmosfer pesta juara kini mulai menyelimuti Kota Kembang seiring kedekatan waktu laga penentu. Manajemen tim bahkan sudah merancang agenda perayaan juara yang akan dilaksanakan pasca-laga terakhir.
Acara konvoi bersama para pendukung rencananya bakal digelar satu hari setelah pertandingan pamungkas musim ini bergulir, tepatnya pada Minggu (24/5/2026).
"Because anak-anak (pemain) pun juga ini pemain pada pulang ya, besoknya langsung kita rayakan. Dan berangkat nanti rencananya dikumpul di Braga ya, di apa apa di Asia-Afrika ya, di Gedung Merdeka. Itu rencana," ucap Umuh.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·