Veda Ega Pratama Targetkan Akhiri Puasa Kemenangan Honda di Moto3 GP Prancis

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Pabrikan asal Jepang, Honda, berupaya memutus tren negatif dalam seri Moto3 GP Prancis yang sudah berlangsung cukup lama. Harapan besar kini tertumpu pada talenta muda Indonesia, Veda Ega Pratama, untuk membawa Honda kembali ke podium tertinggi di Sirkuit Le Mans.

Dilansir dari Detik Sport, Honda tercatat sudah enam tahun tidak merasakan kemenangan di kelas Moto3 GP Prancis. Terakhir kali pabrikan ini meraih podium pertama di sirkuit tersebut adalah pada musim 2019 silam.

Memasuki musim balap 2026, performa Honda sebenarnya mulai menunjukkan taringnya. Kemenangan perdana tahun ini telah diraih oleh pebalap Leopard Racing, Guido Pini, saat berlaga di seri Moto3 GP Amerika Serikat.

Veda Ega Pratama sejauh ini menjadi salah satu pilar Honda yang paling konsisten di lintasan. Pebalap yang baru menginjak usia 17 tahun tersebut menunjukkan progres positif dalam empat seri awal yang telah dijalani.

Dari empat balapan tersebut, pebalap asal Gunungkidul ini berhasil menembus posisi sepuluh besar sebanyak tiga kali. Satu-satunya hasil minor yang didapatkannya adalah saat ia gagal menyelesaikan balapan di salah satu seri.

Catatan prestasinya dimulai sejak seri pembuka di Moto3 Thailand dengan finis di posisi kelima. Tren positif berlanjut saat Veda berhasil naik podium di GP Brasil dan mengamankan posisi keenam pada seri Moto3 GP Spanyol.

Persaingan di Papan Atas Klasemen

Veda saat ini bersanding dengan Adrian Fernandez sebagai dua rider terbaik yang menggunakan mesin Honda. Adrian berada di peringkat ketiga klasemen sementara dengan perolehan 49 poin.

Sementara itu, Veda Ega Pratama terus menguntit di posisi keenam klasemen Moto3 2026 dengan koleksi 37 poin. Selisih poin yang cukup kompetitif ini menjaga peluang Veda untuk terus bersaing di barisan depan.

Modal berharga Veda di GP Prancis adalah pengalamannya memacu motor di Sirkuit Le Mans pada ajang Red Bull Rookies Cup 2024. Saat itu, ia mampu finis di posisi keenam pada balapan pertama dan posisi kesembilan pada balapan kedua.

Berbekal konsistensi performa di musim 2026 dan penguasaan medan di Le Mans, tantangan besar kini ada di hadapan Veda. Publik menantikan apakah sang pebalap mampu menghentikan puasa gelar Honda di tanah Prancis.