Viral! Pengacara Ini Kabur usai Makan di Resto Hotel Bintang 5

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta -

Pengacara ini ditahan usai diduga makan di hotel mewah Hong Kong tanpa bayar. Total tagihan restoran capai Rp 4,2 juta. Begini kronologinya!

Seorang pengacara asal Australia bernama Samuel Anthony Monkivitch tengah jadi sorotan usai dituduh kabur tanpa membayar tagihan makanan di sejumlah hotel mewah Hong Kong.

Pria 50 tahun itu bahkan langsung ditahan setelah menjalani sidang di Eastern Magistrates' Courts pada Jumat (9/5).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir dari Hong Kong FP (11/5), media lokal Hong Kong, Monkivitch didakwa atas kasus kabur tanpa pembayaran dan perusakan barang yang terjadi pada 24 April hingga 5 Mei 2026.

Viral! Pengacara Ini Kabur usai Makan di Resto Hotel Bintang 5Viral! Pengacara Ini Kabur usai Makan di Resto Hotel Bintang 5 Foto: Edmond So

Ia disebut makan di beberapa restoran hotel bintang lima tanpa melunasi tagihan makannya.

Beberapa tempat yang didatangi antara lain Cafe Too di Hotel Island Shangri-La kawasan Admiralty dan Cafe Kool di Kowloon Shangri-La, Tsim Sha Tsui.

Selain itu, ada juga dua restoran lain di kawasan Central dan Wan Chai yang ikut menjadi lokasi dugaan aksi tersebut.

Total tagihan yang belum dibayar mencapai Rp 4,2 juta. Nilai tersebut berasal dari beberapa kali makan di restoran mewah yang ditinggalkan begitu saja tanpa pembayaran.

Tak hanya itu, Monkivitch juga didakwa atas kasus perusakan barang. Ia dituduh merusak mesin pembayaran di Island Shangri-La pada 4 Mei serta menghancurkan iPhone seseorang di dekat Hong Kong Museum of History, Tsim Sha Tsui.

Viral! Pengacara Ini Kabur usai Makan di Resto Hotel Bintang 5Pengacara tersebut langsung ditahan. Foto: Edmond So

Hakim Tobias Cheng menolak permohonan jaminan untuk Monkivitch dan menunda sidang hingga 5 Juni mendatang. Sementara itu, sidang permohonan jaminannya dijadwalkan berlangsung pada 15 Mei.

Sehari sebelum penahanan tersebut, Monkivitch juga telah dijatuhi denda sekitar Rp 6,2 juta.

Denda itu diberikan setelah ia mengaku bersalah atas dua kasus kabur tanpa membayar dan satu kasus penyerangan ringan.

Salah satu kasus terjadi di restoran Chiu Chow di pusat perbelanjaan Times Square, Causeway Bay pada 23 Maret lalu. Saat itu, ia diduga pergi begitu saja usai makan dengan tagihan sekitar Rp 1,3 juta.

Seorang pegawai restoran sempat mengejarnya sambil mengatakan bahwa tagihan belum dibayar.

Keributan itu menarik perhatian seorang warga bermarga Chen yang kemudian merekam kejadian tersebut menggunakan kamera ponselnya.

Monkivitch lalu terlibat adu mulut dengan pria tersebut. Ia bahkan sempat mengancam dengan mengatakan, "Apa kamu mau kepalamu dihancurkan?"

Kasus lainnya terjadi di sebuah tempat pijat di Wan Chai bernama Footaholic. Ia kembali dituduh meninggalkan lokasi tanpa membayar tagihan sebesar Rp 1,2 juta.


(raf/adr)