Viral! Penjual Nasi Goreng 'Necis' Ini Raup Untung Rp 51 Juta per Bulan

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

Seorang pemuda mendadak jadi sorotan gegara jualan nasi goreng dengan mengenakan jas dan pakaian formal. Saking larisnya, ia meraup untung Rp 51 juta per bulan.

Tak dapat dipungkiri, penampilan penjual makanan juga memiliki pengaruh pada penjualannya. Sehingga banyak penjual makanan, walaupun pedagang kaki lima, sengaja berpenampilan menarik.

Baik dari pakaian, aksi yang nyentrik, maupun paras mereka yang cantik dan tampan. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh seorang penjual nasi goreng asal China.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir dari Mothership (15/5/2026), seorang pemuda berusia 19 tahun di China mendadak menjadi perhatian. Aksinya memasak nasi goreng dengan gaya necis atau rapi, yang menggunakan jas dan pakaian formal membuatnya viral di media sosial.

Viral! Penjual Nasi Goreng 'Necis' Ini Raup Untung Rp 51 Juta per BulanSeorang pria penjual nasi goreng menjadi sorotan berkat penampilannya yang necis. Foto: Mothership

Penampilannya yang necis dan tidak biasa untuk seorang pedagang kaki lima membuat banyak orang penasaran hingga rela datang langsung ke lapaknya. Gaya memasaknya yang teatrikal juga menjadi daya tarik tersendiri.

Pemuda tersebut diketahui bernama Lu. Setiap hari ia berjualan nasi goreng pada area pasar malam di Yantai, China.

Ia mulai membantu usaha keluarganya sejak usia 17 tahun, kini telah menjadi tulang punggung utama bagi keluarganya. Awalnya, ia mengenakan jas hanya karena ingin terlihat lebih 'rapi' dan berbeda dibanding pedagang lain.

Namun tanpa disangka, gaya tersebut justru menjadi ciri khas yang membuatnya viral di internet. Dalam berbagai video yang beredar, Lu tampak memasak dengan penuh percaya diri sambil melakukan gerakan dramatis.

Viral! Penjual Nasi Goreng 'Necis' Ini Raup Untung Rp 51 Juta per BulanDibalik pakaian jas dan pakaian formalnya, ia bahkan masih bisa memasak secara dramatis. Foto: Mothership

Ia secara khusus juga menggunakan tagar #sanjifriedreice di sosial media untuk memperkuat citra dirinya pada internet. Konsepnya digunakan Lu sebab terinspirasi dari karakter anime yang dirasa begitu melekat pada dirinya.

Saking larisnya, dalam sehari Lu bisa menjual hingga 200 porsi nasi goreng dengan harga per porsinya 10 Yuan atau setara dengan Rp 26.000. Menurut laporan media lokal, omzet bulanan usahanya mencapai sekitar 50 ribu yuan atau setara lebih dari Rp 129 juta.

Setelah dikurangi berbagai biaya operasional, keuntungan bersih yang diperoleh diperkirakan mencapai 20 ribu yuan atau sekitar Rp 51,7 juta per bulan. Namun Lu tidak sendiri.

Ayahnya sampai sekarang ikut membantu Lu menyiapkan bahan-bahan sebelum dimasak. Terlepas dari penampilannya yang menarik, banyak pelanggan Lu yang mengakui rasa nasi goreng buatannya memang enak.


(dfl/sob)