Viral proses bikin sosis dari daging sisa dan bahaya konsumsinya menarik perhatian pembaca. Ada juga 'rebutan' klaim makanan Asia Tenggara hingga kulit sayuran bernutrisi.
Unggahan Threads soal proses pembuatan sosis viral dan bikin heboh. Banyak netizen kaget setelah tahu sosis dibuat dari sisa daging olahan. Selain itu, ada pula risiko kesehatan dari konsumsi sosis yang merupakan makanan ultraolahan.
Beberapa makanan khas Asia Tenggara sering jadi 'rebutan' antarnegara. Mulai dari rendang hingga cendol, asal-usul kuliner ini kerap memicu perdebatan panas. Lantas, negara mana yang merupakan pemilik aslinya?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak orang terbiasa mengupas kulit sayur sebelum dimasak. Padahal beberapa sayur justru lebih sehat dimakan bersama kulitnya.
Berikut ini tiga berita terpopuler detikFood yang menarik perhatian pembaca kemarin:
1. Bahaya Konsumsi Daging Olahan
Ilustrasi seorang pria yang sedang makan daging olahan berupa sosis Foto: Thinkstock
Viral unggahan eks QC pabrik sosis di Threads bikin netizen heboh. Ia mengungkap sosis dibuat dari sisa daging olahan atau mechanically recovered meat (MRM).
Agar teksturnya kenyal, adonan sosis ditambah fosfat dan tepung. Warna merah muda juga berasal dari nitrit supaya tampak segar lebih lama.
Konsumsi daging olahan berlebihan disebut bisa memicu penyakit kronis. Kandungan garam, nitrit, dan zat kimia lain dikaitkan dengan risiko kanker dan penyakit jantung.
2. Makanan Asia Tenggara yang Jadi 'Rebutan' 3 Negara
Ilustrasi kwetiau, Foto: China Press/Weird Kaya
Rendang hingga nasi goreng jadi kuliner Asia Tenggara yang sering diperebutkan. Indonesia, Malaysia, dan Singapura sama-sama merasa punya kaitan sejarah dengan hidangan itu.
Char kway teow dan nasi ayam Hainan juga kerap diperdebatkan. Padahal makanan ini berasal dari pengaruh budaya China yang berkembang di berbagai negara Asia Tenggara.
Selain itu ada cendol, bak kut teh, hingga chili crab yang jadi bahan klaim. Perbedaan sejarah dan versi racikan bikin asal-usul makanan ini terus memanas.
3. Sayur yang Bagus Dimakan Pakai Kulitnya
Ilustrasi wortel. Foto: Getty Images/iStockphoto
Jangan buru-buru kupas kulit sayur sebelum dimasak. Beberapa sayur justru lebih sehat dimakan bersama kulitnya karena kaya serat dan antioksidan.
Kulit wortel dan kentang disebut menyimpan banyak nutrisi penting. Selain menambah tekstur, kandungannya juga baik untuk pencernaan dan daya tahan tubuh.
Sayur seperti terong dan mentimun juga lebih bernutrisi jika dimakan dengan kulitnya. Cukup dicuci bersih agar manfaat vitamin dan antioksidannya tetap maksimal.
Simak Video "Menghadapi Insiden Tak Terduga saat Berpetualang, Bali"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/adr)
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·