Viral Wanita Bekasi Kena Gagal GInjal di Usia Muda, Gejalanya Terlihat di Wajah

Sedang Trending 9 jam yang lalu
Jakarta -

Sering minum air putih ternyata tidak cukup membuat Sema Chintya terbebas dari vonis gagal ginjal, bahkan di usia muda. Wanita domisili Bekasi itu mengaku kaget saat mendapatkan diagnosis tersebut di 2024 lalu, pasca mendadak muncul banyak lebam di badannya.

Sema rupanya mengidap hipertensi, bahkan tekanan darahnya sebelum mendapatkan diagnosis gagal ginjal stadium 5 berada di 193/129. "Rasanya itu kepalaku sakit banget, aku memang ketahuan hipertensi di usia 25 pas lagi hamil, tapi memang aku tuh nggak pernah minum obat, dulu edukasi hipertensi juga jarang," cerita Sema di TikTok, dikutip detikcom atas izin yang bersangkutan.

Tujuh bulan sebelum 'divonis' gagal ginjal stadium 5, Sema juga merasakan perubahan yang aneh di wajah, yakni mulai muncul kantung mata. Belakangan, ia baru menyadari keluhan tersebut juga berkaitan dengan gagal ginjal yang dialaminya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ternyata kata dokter penyakit dalam, muka aku khas orang kena ginjal, yaitu edema atau penumpukan cairan di wajah," beber dia.

"Muka bengep sudah kelihatan lebih dari 7 bulan, tapi gejala parahnya gagal ginjal baru dirasakan satu bulan sebelumnya dan satu minggu sebelum divonis gagal ginjal," lanjutnya.

Sejumlah keluhan yang dialami Sema di antaranya lebam di badan cukup banyak, munculnya kantung mata yang tidak kunjung hilang karena penumpukan cairan, mulai merasakan tidak nafsu makan, hingga penurunan berat badan tanpa sebab.

Wajah Sema juga tampak pucat, ia juga kerap mual dan muntah. Ia mendapatkan diagnosis tersebut di usia 31 tahun.

Sema sebetulnya pernah menjalani pemeriksaan kesehatan lengkap di fasilitas kesehatan dua tahun sebelum mendapatkan diagnosis tersebut. Ia tidak sadar hasilnya kala itu sudah menandakan fungsi ginjalnya hanya tersisa 47 persen.

Ia juga menyesal tidak mengontrol hipertensinya sejak di usia 25 tahun. "Kebiasaan yang menurut aku dampaknya juga nyata banget ke tubuh itu, menghiraukan sakit kepala, overthinking dan stres," pungkasnya.

Dikutip dari National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, tekanan darah tinggi dapat menyempitkan dan memperkecil pembuluh darah, yang pada akhirnya merusak dan melemahkannya di seluruh tubuh, termasuk di ginjal. Penyempitan tersebut mengurangi aliran darah.

Jika pembuluh darah di ginjal rusak, ginjal mungkin tidak lagi bekerja dengan baik. Ketika hal ini terjadi, ginjal tidak mampu membuang seluruh limbah dan cairan berlebih dari tubuh.

Kelebihan cairan dalam pembuluh darah dapat meningkatkan tekanan darah lebih tinggi lagi, menciptakan siklus berbahaya yang menyebabkan kerusakan lebih lanjut hingga berujung pada gagal ginjal.

Seberapa umum tekanan darah tinggi dan penyakit ginjal?

Hampir 1 dari 2 orang dewasa di Amerika Serikat, atau sekitar 108 juta orang mengalami tekanan darah tinggi.

Sementara itu, lebih dari 1 dari 7 orang dewasa di Amerika Serikat atau sekitar 37 juta orang diperkirakan mengalami penyakit ginjal kronis (chronic kidney disease/CKD).

Tekanan darah tinggi merupakan penyebab gagal ginjal terbesar kedua di Amerika Serikat setelah diabetes.

Simak Video "Video: Ternyata Ini Alasan Penyakit Ginjal Baru Ketahuan saat Kondisinya Semakin Parah"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)